<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Loenpia dot net &#124; Komunitas Blogger Semarang &#187; Umum</title>
	<atom:link href="http://loenpia.net/blog/category/umum/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://loenpia.net/blog</link>
	<description>Karena Loenpia Lebih Enak Dimakan Bersama!</description>
	<lastBuildDate>Mon, 14 May 2012 23:11:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=</generator>
		<item>
		<title>Simpang Lima Di Suatu Minggu Pagi</title>
		<link>http://loenpia.net/blog/umum/simpang-lima-di-suatu-minggu-pagi.html</link>
		<comments>http://loenpia.net/blog/umum/simpang-lima-di-suatu-minggu-pagi.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Mar 2011 10:14:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ipul.ji</dc:creator>
				<category><![CDATA[Semarangan]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Simpang Lima]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://loenpia.net/blog/?p=1091</guid>
		<description><![CDATA[&#160; Setiap kota di Indonesia biasanya punya alun-alun. Sebuah lapangan besar yang menjadi pusat kota dari jaman dulu, yang menjadi tempat perhelatan acara-acara besar dan tempat berkumpulnya warga kota. Semarang juga punya, namanya Simpang Lima. Sebuah lapangan besar yang jadi pusat pertemuan 5 buah jalan. Berikut adalah cerita saya tentang alun-alun kota yang selalu dipadati [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h4><em>&nbsp;</p>
<div id="attachment_1295" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://loenpia.net/blog/wp-content/uploads/2011/03/Semarangan7-simpang5.jpg"><img class="size-medium wp-image-1295" title="Semarangan7-simpang5" src="http://loenpia.net/blog/wp-content/uploads/2011/03/Semarangan7-simpang5-300x199.jpg" alt="" width="300" height="199" /></a><p class="wp-caption-text">Kawasan Simpang Lima</p></div>
<p></em><em> </em><em> </em><em> </em><em> </em><em> </em><em>Setiap kota di Indonesia biasanya punya alun-alun. Sebuah lapangan besar yang menjadi pusat kota dari jaman dulu, yang menjadi tempat perhelatan acara-acara besar dan tempat berkumpulnya warga kota. Semarang juga punya, namanya Simpang Lima. Sebuah lapangan besar yang jadi pusat pertemuan 5 buah jalan. Berikut adalah cerita saya tentang alun-alun kota yang selalu dipadati warga di hari Minggu pagi itu.</em></h4>
<p>Matahari masih malu-malu ketika saya tiba di sekitar Simpang Lima di suatu minggu pagi di bulan Januari. Kendaraan sudah tumpah ruah di sekitar lapangan yang dikelilingi jalan aspal berputar itu. Saya dan rombongan memarkir motor agak jauh dari pusat Simpang Lima tepatnya di jalan Gadjah Mada. <span id="more-1091"></span></p>
<div class="wp-caption alignleft" style="width: 114px"><img src="http://i168.photobucket.com/albums/u175/ipulji/DSC_9788-1.jpg" alt="" width="104" height="68" /><p class="wp-caption-text">Delman di kawasan Simpang Lima</p></div>
<p>Di jalan itu sudah parkir beberapa delman yang dihias sedemikian rupa. Untuk sekali putaran mereka menarik bayaran Rp. 5.000,- . Peminat terbesarnya tentu saja para anak kecil. Tapi, jangan salah karena ada juga beberapa orang dewasa yang nampaknya menikmati naik delman dan mereka sama sekali tidak membawa anak kecil.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dari jalan Gadjah Mada saya mendekat ke dalam lapangan simpang lima. Dari jauh sudah kelihatan kalau lapangan itu penuh sesak dengan manusia, sebagian adalah para pedagang dan sebagian lainnya adalah para pembeli atau sekadar pengunjung yang menikmati keramaian Simpang Lima.</p>
<p>Pada pedagang itu berjualan di trotoar yang melingkari lapangan rumput yang luas. Di atas paving block mereka menaruh ragam dagangan. Dari mulai pakaian, makanan, assesories, mainan, binatang peliharaan, boneka hingga buku dan majalah bekas. Suasana sudah ramai dan padat. Ratusan orang berkumpul, bahkan untuk jalan saja susah.</p>
<p>Di dalam lapangan sendiri, suasana tidak kalah padatnya. Beragam pedagang juga menggelar dagangannya di sana. Bukan hanya para pedagang, beberapa di antaranya mengoperasikan mainan bertenaga listrik dan batere seperti mobil mainan. Banyak anak-anak yang tertarik dan mencobanya.</p>
<div class="wp-caption alignright" style="width: 170px"><img class=" " src="http://i168.photobucket.com/albums/u175/ipulji/DSC_9807-7.jpg" alt="" width="160" height="240" /><p class="wp-caption-text">Gelang</p></div>
<p>Deretan barang yang didagangkan itu memang benar-benar barang yang sesuai dengan kantong masyarakat kelas menengah ke bawah meski beberapa di antaranya bermerek persis seperti merek-merek terkenal produksi luar. Barang-barang tersebut adalah gabungan dari barang produksi lokal maupun barang import. Barang importnya dari mana lagi kalau bukan dari China.</p>
<p>Geliat perdagangan yang terhampar di Simpang Lima setiap hari Minggu pagi adalah contoh geliat perdagangan kelas menengah ke bawah. Saya bahkan melihat kalau sebenarnya yang terjadi bukan hanya sebuah proses perdagangan, pertukaran antara uang dan barang tapi ada yang lebih esensial dari itu. Sebuah proses yang melibatkan interaksi manusia yang berakar dari saling menghargai. Interaksi yang terjadi adalah interaksi yang hangat dan dua arah.</p>
<p>Berbeda dengan interaksi yang terjadi di mall berpendingin ruangan. Interaksi di mall adalah interaksi yang dingin, hanya melibatkan manusia dengan etalase atau manekin. Kalaupun ada interaksi antar manusia, kadang terhalang oleh sebuah standarisasi bernama SOP di mana para pegawai mall atau departemen store tidak bisa sebebas dan sehangat para pedagang kaki lima dalam menawarkan barang atau melayani para pembeli. Pada titik inilah menurut saya kadar humanis sebuah mall dan departement store jatuh ke titik terendah.</p>
<p>Pada sisi ini juga saya menganggap kalau kehadiran pasar-pasar tradisional dan tempat-tempat seperti Simpang Lima adalah penyeimbang, penyeimbang antara nafas kapitalisme yang makin kuat di jaman modern ini dengan geliat nadi ekonomi kerakyatan. Kedengarannya terlalu idealis ya ? Tapi setidaknya itulah yang saya rasakan.</p>
<p>Simpang Lima memberikan renungan tersendiri bagi saya di hari Minggu pagi itu.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: center;">&nbsp;</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 490px"><img class=" " src="http://i168.photobucket.com/albums/u175/ipulji/DSC_9813-12.jpg" alt="" width="480" height="319" /><p class="wp-caption-text">Kaos replika Timnas</p></div>
<p style="text-align: center;">&nbsp;</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 490px"><img class=" " src="http://i168.photobucket.com/albums/u175/ipulji/DSC_9802-4.jpg" alt="" width="480" height="319" /><p class="wp-caption-text">Ikan Mas</p></div>
<p style="text-align: center;">&nbsp;</p>
<p style="text-align: center;">&nbsp;</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 490px"><img src="http://i168.photobucket.com/albums/u175/ipulji/DSC_9811-10.jpg" alt="" width="480" height="319" /><p class="wp-caption-text">Bening di Simpang Lima</p></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://loenpia.net/blog/umum/simpang-lima-di-suatu-minggu-pagi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Semarang di Mata Makassarku</title>
		<link>http://loenpia.net/blog/umum/semarang-di-mata-makassarku.html</link>
		<comments>http://loenpia.net/blog/umum/semarang-di-mata-makassarku.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Mar 2011 10:51:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ipul.ji</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://loenpia.net/blog/?p=1057</guid>
		<description><![CDATA[Saya adalah putra asli Makassar, tapi semenjak 2002 Semarang menjadi kota kedua saya. Dalam rentang lebih 8 tahun saya sudah berkali-kali menginjakkan kaki di Semarang. Ragam cerita tentang kota yang dulu jadi gerbang utama kedatangan pendatang dari timur jauh ini terekam jelas dalam kepala. Beberapa di antaranya saya catat lewat tulisan dan tentu saja sedikit [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3></h3>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 490px"><img class=" " src="http://loenpia.net/blog/wp-content/uploads/2011/03/DSC_9808-8.jpg" alt="" width="480" height="319" /><p class="wp-caption-text">Simpang Lima Semarang</p></div>
<h3><em><strong>Saya adalah putra asli Makassar, tapi semenjak 2002 Semarang menjadi kota kedua saya. Dalam rentang lebih 8 tahun saya sudah berkali-kali menginjakkan kaki di Semarang. Ragam cerita tentang kota yang dulu jadi gerbang utama kedatangan pendatang dari timur jauh ini terekam jelas dalam kepala. Beberapa di antaranya saya catat lewat tulisan dan tentu saja sedikit banyaknya membandingkan kota ini dengan kota asal saya, Makassar. Berikut adalah sedikit cerita tentang Semarang di mata saya.</strong></em></h3>
<p>Tanggal 2 Mei 2011 nanti, Semarang genap berusia 464 tahun (hanya beda 60 tahun dari kota Makassar). Dibandingkan dengan kota-kota lain di Indonesia, secara fisik, keindahan kota Semarang (khususnya kota bawah) tidaklah begitu menonjol. Pesona yang dimiliki Semarang justru terletak pada filosofi warganya yang ingin hidup tenteram, damai dan hidup rukun dengan sesama. Denyut nadi perekonomian di kota inipun tidak terlalu kencang, bahkan saya sedikit heran mengetahui kenyataan bahwa paserba semacam Carrefour dan Hypermart baru buka pada Ramadhan tahun 2007, sementara paserba yang sama telah berada selama 2 tahun lebih di kota Makassar.</p>
<p>Buat saya ini agak mengherankan. Ibukota salah satu propinsi di Indonesia ternyata agak terlambat untuk menarik minat investor semacam Carrefour dan Hypermart.</p>
<p><span id="more-1057"></span></p>
<p>Keunikan utama yang bisa saya tangkap dari Semarang adalah kontur kotanya yang unik. Kota yang luasnya 373,70 km persegi ini berada pada ketinggian 0,75 meter hingga 348 meter di atas permukaan laut. Perbedaan ketinggian yang ekstrem itu membuat Semarang terpisah menjadi dua bagian, kota lama atau Semarang bawah dan Semarang atas. Perbedaan suhunyapun cukup ekstrem. Semarang bawah bersuhu panas sementara Semarang atas bersuhu cukup dingin. Tak heran bila Semarang atas dipilih orang sebagai tempat peristirahatan, harga tanah melonjak tinggi bahkan kawasan Gombel sering disebut sebagai Mentengnya Semarang.</p>
<div class="wp-caption alignright" style="width: 201px"><img class="  " src="http://i168.photobucket.com/albums/u175/ipulji/DSC_9462-19.jpg" alt="" width="191" height="288" /><p class="wp-caption-text">Lampu Jalan dengan ukiran khas Jawa</p></div>
<p>Dari cerita yang saya dengar, daerah Semarang atas ( khususnya Tembalang ) memang semakin ramai dalam kurun waktu 5 tahun terakhir. Salah satu faktornya adalah karena Universitas Diponegoro (UNDIP) membuka kampus baru di sana. Denyut nadi perekonomian warga Tembalang berdegup kencang. Satu persatu rumah kost, warung makan, rental computer, foto copy hingga laundry tumbuh seperti jamur di musim hujan.</p>
<p>Saya jatuh cinta pada Semarang, jatuh cinta pada kearifan sebagian besar penduduknya yang hidup dalam kesederhanaan dan sopan santun. Sopan santun yang tercermin dalam kebiasaan mereka berlalu lintas.</p>
<p>Beberapa tahun belakangan ini saya merasa jalanan di kota Makassar semakin kejam. Raungan suara kendaraan yang berpadu dengan suara klakson bernada tidak sabaran atau marah jadi menu sehari-hari di jalan raya, khususnya di jam-jam sibuk.</p>
<p>Sedikit berbeda dengan Semarang yang menurut saya lebih sopan, jarang sekali saya mendengar suara klakson, pun dengan para penyerobot antrian ketika macet.</p>
<p>Semarang adalah kota yang tenang dan rindang. Sebagian besar jalan rayanya terbentang luas dengan pohon-pohon yang berdiri kokoh di samping kanan-kiri jalan. Perjalanan ke Semarang atas malah seakan-akan perjalanan ke Malino ( sebuah tempat wisata pegunungan di timur kota Makassar) bagi saya. Jalan yang menanjak tajam dengan tebing dan jurang di sisi jalan, hanya kurang kabutnya saja.</p>
<div class="wp-caption alignleft" style="width: 249px"><img src="http://i168.photobucket.com/albums/u175/ipulji/DSC_9488-24.jpg" alt="" width="239" height="360" /><p class="wp-caption-text">Salah satu sudut gereja blenduk</p></div>
<p>Di Semarang saya bisa memanjakan mata menikmati peninggalan kota lama di bagian Utara kota Semarang. Menikmati peninggalan jaman kolonial yang masih dipertahankan walaupun sebagian besar sudah kusam. Di hari yang lain saya menikmati aroma mistis dan seram di Lawang Sewu, bangunan perkantoran yang berusia seabad lebih yang pernah terkenal gara-gara penampakan bayangan putih dalam sebuah acara misteri di sebuah stasiun TV beberapa tahun yang lalu.</p>
<p>Buat saya ini adalah satu kelebihan yang dimiliki oleh Semarang. Meski sebagian besar bangunan di kota lama tersebut tidak difungsikan dan dibiarkan berlumut dan nampak tak terurus tapi setidaknya tidak ada ( atau belum ada ? ) niatan dari pemerintah kota dan invenstor untuk mengubah kawasan tersebut menjadi kawasan bisnis. Meruntuhkan bangunan tuanya dan menggantinya dengan bangunan baru sekaligus menghapus jejak sejarahnya, seperti yang terjadi di Makassar.</p>
<p>Sayang sekali, di Makassar saya tidak bisa menikmati lagi deretan bangunan lama peninggalan kolonial. Satu per satu bangunan tua itu diubah menjadi bangunan modern yang kaku dan menghilangkan deretan kenangan tentang kota yang dulu ( sampai sekarang ) adalah gerbang Indonesia Timur.</p>
<p>Semarang mungkin bukan kota yang sempurna, cacat tentu saja ada di sana sini. Tapi entah kenapa, saya jatuh cinta pada kota ini. Sama seperti saya jatuh cinta pada Djogdja yang selalu ingin saya datangi lagi dan lagi. Denyut nadi mereka yang cenderung lambatlah yang mungkin membuat saya seperti bisa sejenak berhenti dari kesibukan dan aktifitas saya, merasakan kembali esensi dari sebuah kebersamaan dan kesederhanaan.</p>
<p><em><strong>Suatu hari nanti saya akan kembali ke sana, mungkin akan tinggal di sana, selamanya…</strong></em></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://loenpia.net/blog/umum/semarang-di-mata-makassarku.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Semarang Great Sale 2010</title>
		<link>http://loenpia.net/blog/umum/semarang-great-sale-2010.html</link>
		<comments>http://loenpia.net/blog/umum/semarang-great-sale-2010.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Dec 2010 05:07:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>novpras</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://loenpia.net/blog/?p=990</guid>
		<description><![CDATA[Bulan desember Semarang Punya gawe  &#8221;Semarang Great Sale 2010  (SEMARGRES 2010) kegiatan yang di gawangi oleh Pemkot Semarang, Kadin Jawa Tengah dan PT. Suara Merdeka Group, event yang berlangsung selama 1 -31 Desember 2010 di Mall, Restaurant , Hotel, Tempat Hiburan/Wisata, Golf, Retail maupun K5 Event ini merupakan ajang diskon Gede Gedean yang dilakukan oleh [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bulan desember Semarang Punya gawe  &#8221;Semarang Great Sale 2010  (SEMARGRES 2010) kegiatan yang di gawangi oleh Pemkot Semarang, Kadin Jawa Tengah dan PT. Suara Merdeka Group, event yang berlangsung selama 1 -31 Desember 2010 di Mall, Restaurant , Hotel, Tempat Hiburan/Wisata, Golf, Retail maupun K5</p>
<p>Event ini merupakan ajang diskon Gede Gedean yang dilakukan oleh semua komponen usaha di kota Semarang, jadi kalau kita beli sesuatu pada bulan desember 2010 di tempat yang tertempel logo SEMARGRES 2010 kita bisa mendapatkan diskon atau potongan harga selain itu akan mendapatkan kupon undian dengan Grand Prize Grand Prize 1 Unit Mobil AVANZA.<span id="more-990"></span></p>
<p>Acara yang di buka 4 desember oleh Sekda Provinsi Jawa Tengah itu bertujuan menarik wisatawan dating ke kota semarang, sehingga hal ini akan berdampak meningkatnya Kota Semarang di segala aspek kehidupan tenunya semua akan kembali ke kesejahteraan Masyarakat Semarang sendiri.</p>
<p>Dalam pembukaan ada tarian batik dan penampilan dari Ruth sahanaya serta Thomas Djorgi,dan pesta kembang Api selain itu juga di buka festival pandanaran dimana potensi semarang oleh Walikota Semarang berikut ini foto foto yang bias saya ambil</p>
<div id="attachment_992" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://loenpia.net/blog/wp-content/uploads/2010/12/IMG_8045.jpg"><img class="size-medium wp-image-992" src="http://loenpia.net/blog/wp-content/uploads/2010/12/IMG_8045-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" /></a><p class="wp-caption-text">Tari Batik</p></div>
<div id="attachment_993" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://loenpia.net/blog/wp-content/uploads/2010/12/Ruth-Sahanaya.jpg"><img class="size-medium wp-image-993" src="http://loenpia.net/blog/wp-content/uploads/2010/12/Ruth-Sahanaya-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" /></a><p class="wp-caption-text">Tante Ruth</p></div>
<div id="attachment_994" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://loenpia.net/blog/wp-content/uploads/2010/12/Bukan-Walikota.jpg"><img class="size-medium wp-image-994" src="http://loenpia.net/blog/wp-content/uploads/2010/12/Bukan-Walikota-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" /></a><p class="wp-caption-text">Ingat ini Bukan Walikota</p></div>
<div id="attachment_995" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://loenpia.net/blog/wp-content/uploads/2010/12/IMG_8211.jpg"><img class="size-medium wp-image-995" src="http://loenpia.net/blog/wp-content/uploads/2010/12/IMG_8211-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" /></a><p class="wp-caption-text">Ini Baru Walikota Sedang Membuka Festival Pandanaran</p></div>
<div id="attachment_996" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://loenpia.net/blog/wp-content/uploads/2010/12/IMG_8233.jpg"><img class="size-medium wp-image-996" src="http://loenpia.net/blog/wp-content/uploads/2010/12/IMG_8233-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" /></a><p class="wp-caption-text">Kunjungan Stand</p></div>
<div id="attachment_997" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://loenpia.net/blog/wp-content/uploads/2010/12/IMG_8144.jpg"><img class="size-medium wp-image-997" src="http://loenpia.net/blog/wp-content/uploads/2010/12/IMG_8144-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" /></a><p class="wp-caption-text">Pesta kembang APi</p></div>
<p>Untuk info – info lokasi yang mengadakan Diskon Gila gilaan silahkan kunjungi web resminya di www.semargres.web.id</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://loenpia.net/blog/umum/semarang-great-sale-2010.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>SEMINAR MARKETING TO NETIZEN</title>
		<link>http://loenpia.net/blog/umum/seminar-marketing-to-netizen.html</link>
		<comments>http://loenpia.net/blog/umum/seminar-marketing-to-netizen.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Oct 2010 09:25:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bakulsapi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://loenpia.net/blog/?p=964</guid>
		<description><![CDATA[DEAR BLOGGERS, SEMINAR FOR ONLINERS YANG BERMINAT TERJUN KE DUNIA MARKETING CONTACT PERSON : DANINDRA 081325940523 INVESTASI: Rp. 350.000,- for loenpia member only]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>DEAR BLOGGERS,</p>
<p>SEMINAR FOR ONLINERS YANG BERMINAT TERJUN KE DUNIA MARKETING</p>
<p>CONTACT PERSON : DANINDRA 081325940523</p>
<p>INVESTASI: Rp. 350.000,- for loenpia member only</p>
<p style="text-align: center"><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/u2C4X8vr5tI4nByAcRNIhQ?feat=directlink"><img class="aligncenter" src="http://njeporo.com/images/aladin-semarang.jpg" alt="Advertorial" width="468" height="662" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://loenpia.net/blog/umum/seminar-marketing-to-netizen.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kopdar &#8220;serius dan bermutu&#8221; ala Loenpia</title>
		<link>http://loenpia.net/blog/umum/kopdar-serius-dan-bermutu-ala-loenpia.html</link>
		<comments>http://loenpia.net/blog/umum/kopdar-serius-dan-bermutu-ala-loenpia.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Mar 2010 17:14:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Maslie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bagi Ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[kopdar]]></category>
		<category><![CDATA[Sharing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://loenpia.net/blog/?p=746</guid>
		<description><![CDATA[Seperti yang pernah ditulis oleh Joice Wycoff dalam bukunya yang berjudul Mind Mapping, hal yang paling penting dan fundamental dalam menentukan kualitas perilaku adalah pengenalan terhadap diri sendiri. Dan rata-rata man usia hanya menggunakan 0,01% dari kemampuannya artinya masih terdapat potensi 99,99% yang belum termanfaatkan dengan baik. Di loenpia yang terdiri dari beragam pola pikir anggota [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seperti yang pernah ditulis oleh <strong>Joice Wycoff</strong> dalam bukunya yang berjudul <em>Mind Mapping</em>, hal yang paling penting dan fundamental dalam menentukan kualitas perilaku adalah pengenalan terhadap diri sendiri. Dan rata-rata man</p>
<p>usia hanya menggunakan 0,01% dari kemampuannya artinya masih terdapat potensi 99,99% yang belum termanfaatkan dengan baik.</p>
<p><span id="more-746"></span>Di <a href="http://loenpia.net/blog/" target="_blank">loenpia</a> yang terdiri dari beragam pola pikir anggota milisnya memiliki beragam potensi yang sepertinya belum terangkat bakatnya. Dimulai dari yang masih bersekolah, enterpreanur di beberapa bidang, jurnalis, pendidik, profesional sampai dengan calon PHD di negara tetangga.</p>
<p>Hanya dimulai dari saling lempar tanya jawab pertanyaan di milis, seringkali secara tidak disadari dari situ kita bisa melihat potensi diri dari beragam anggota tersebut. Sebagai contoh ada seorang anggota di milis yang bertanya tentang administrasi &#8220;<em>Shipping</em>&#8221; ke luar negri. Lalu di jawab oleh anggota yang lain yang pernah atau memang sehari-hari mengurusi hal ini.</p>
<p>Dari diskusi-diskusi di milis itulah secara akumulutif blogger loenpia mengadakan konsep kopi darat (kopdar) serius dan bermutu ala <a href="http://loenpia.net/blog" target="_blank">Loenpia</a>. Bertempat di rumah <a href="http://dwipram.wordpress.com/" target="_blank">Pak Dwi Pramono</a> disepakati kopdar dilaksanakan. Dengan ditunjuknya <a href="http://indradhani.wordpress.com/" target="_blank">Danindra</a> sebagai MC seumur hidup dan beberapa rekan loenpia yang bersedia membagikan potensi-potensinya untuk kopdar kali ini.</p>
<p>Dimulai dari <strong><a href="http://cordiaz.com/" target="_blank">Mas Cordiaz</a></strong> (IT salah satu koran terbesar di Indonesia) yang mempunyai pengalaman (menjual bandeng) marketting menggunakan <em>Google Ads</em>. Dari cara-cara mendaftarkan domain di google, sistem pembayaran iklan, trik supaya iklan kita bisa tepat serta trik-trik yang membuat penasaran rekan-rekan yang datang di kopdar ini.</p>
<div id="attachment_748" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://loenpia.net/blog/wp-content/uploads/2010/03/Cordiaz.jpg"><img class="size-medium wp-image-748" src="http://loenpia.net/blog/wp-content/uploads/2010/03/Cordiaz-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Mas Cordiaz</p></div>
<p>Lalu <strong><a href="http://escoret.net/blog" target="_blank">Pepeng</a></strong> yang pekerjaan sehari-harinya sebagai marketing untuk salah satu perusahaan Furniture Luar Negri juga turut membagi-bagi pengalamannya. Bahkan trick bagaimana untuk mencari seller sampai mencoba mengenalkan caranya agar para hoby photography dapat memberikan atau menjual hasil karya photo nya lewat internet. Serta pengalamannya yang berhasil mengirimkan beberapa kontainer yang berisi furniture-funiture juga di sharing.</p>
<div id="attachment_751" class="wp-caption aligncenter" style="width: 235px"><a href="http://loenpia.net/blog/wp-content/uploads/2010/03/Pepeng.jpg"><img class="size-medium wp-image-751" src="http://loenpia.net/blog/wp-content/uploads/2010/03/Pepeng-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">Pepeng</p></div>
<p><strong><a href="http://wedhouz.net/" target="_self">Wawan</a></strong> alias wedhouz yang pendiam ternyata mempunyai usaha di bidang <em>shipping</em> juga ikut memberikan pengalamannya selama dia membantu customer sehingga barang tersebut dapat sampai di tujuan (luar negri). Dari dokumen-dokumen yang diperlukan, pajak-pajak yang dikenakan untuk eksport-import sampai hal-hal teknis seperti ukuran kontainer, sampai kebijakan di tiap negara yang ternyata berbeda untuk teknis pengiriman barang.</p>
<div id="attachment_747" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://loenpia.net/blog/wp-content/uploads/2010/03/Wawan-Wedhouz.jpg"><img class="size-medium wp-image-747" src="http://loenpia.net/blog/wp-content/uploads/2010/03/Wawan-Wedhouz-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Wawan &quot;wedhouz&quot;</p></div>
<p>Terakhir <strong><a href="http://ple-q.com">Yogie</a></strong> mantan <em>carder</em> yang sudah tobat ini memberikan contoh real bagaimana agar barang-barang dari luar negeri dapat sampai ke Indonesia. Dimulai dari mencari <em>virtual office</em> sebagai tempat transaksi ataupun pengiriman dokumen sampai dengan hal-hal apa saja agar biaya-biaya dapat diminimalisir. Lebih lengkapnya seperti <em>sosial engineering</em> juga dibahas oleh blogger selalu berkepala plontos ini.</p>
<div id="attachment_753" class="wp-caption aligncenter" style="width: 235px"><a href="http://loenpia.net/blog/wp-content/uploads/2010/03/Yogie.jpg"><img class="size-medium wp-image-753" src="http://loenpia.net/blog/wp-content/uploads/2010/03/Yogie-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">Yogie</p></div>
<p>Walau kopdar kali ini temanya serius, tapi bukan loenpia namanya kalau terlalu serius. Diselingi dengan makanan minuman seadanya sampai candaan yang membuat <em>keintiman</em> semakin kuat antar anggotanya dan memang itulah gunanya kopdar bukan?Untuk sesi <em>Ice Breaker</em> ada doorprize bukunya <a href="http://katadanrasa.wordpress.com/" target="_blank">Latree</a> yang berjudul <em>Suicide</em> dan juga kaos, yang kali ini <a href="http://blog.maslie.net" target="_blank">saya</a> ternyata salah satu orang yang beruntung mendapatkan buku tersebut <img src='http://loenpia.net/blog/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /> </p>
<div id="attachment_758" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://loenpia.net/blog/wp-content/uploads/2010/03/ExIm_01.jpg"><img class="size-medium wp-image-758" src="http://loenpia.net/blog/wp-content/uploads/2010/03/ExIm_01-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Cheerrsss</p></div>
<p>Bukan hanya anggota loenpia saja yang datang, rekan dari milis <a href="http://www.bengawan.org" target="_self">bengawan</a> juga hadir. Terimakasih kepada Aneg Anindita serta Affifa yang turut hadir. Dari hasil kopdar serius ini, memang diharapkan akan berkelanjutan setiap bulannya tentunya dengan tema yang berbeda pula. Sehingga nantinya dari milis ini kelak muncul potensi yang besar dari para anggota loenpia, <strong>AMIEN</strong>.</p>
<div id="attachment_752" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://loenpia.net/blog/wp-content/uploads/2010/03/rekan-bengawan.jpg"><img class="size-medium wp-image-752" src="http://loenpia.net/blog/wp-content/uploads/2010/03/rekan-bengawan-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Rekan Bengawan</p></div>
<div id="attachment_750" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://loenpia.net/blog/wp-content/uploads/2010/03/Pembicara.jpg"><img class="size-medium wp-image-750" src="http://loenpia.net/blog/wp-content/uploads/2010/03/Pembicara-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Para pembicara kopdar &quot;serius&quot;</p></div>
<div id="attachment_749" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://loenpia.net/blog/wp-content/uploads/2010/03/kopdar-serius.jpg"><img class="size-medium wp-image-749" src="http://loenpia.net/blog/wp-content/uploads/2010/03/kopdar-serius-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Serius??</p></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://loenpia.net/blog/umum/kopdar-serius-dan-bermutu-ala-loenpia.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>29</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

