<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Loenpia dot net &#124; Komunitas Blogger Semarang &#187; Semarangan</title>
	<atom:link href="http://loenpia.net/blog/category/semarangan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://loenpia.net/blog</link>
	<description>Karena Loenpia Lebih Enak Dimakan Bersama!</description>
	<lastBuildDate>Thu, 26 Jan 2012 03:29:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=</generator>
		<item>
		<title>Karnaval Dugderan yang Selalu Dirindukan</title>
		<link>http://loenpia.net/blog/semarangan/karnaval-dugderan-yang-selalu-dirindukan.html</link>
		<comments>http://loenpia.net/blog/semarangan/karnaval-dugderan-yang-selalu-dirindukan.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Aug 2011 15:05:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Munif</dc:creator>
				<category><![CDATA[Semarangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://loenpia.net/blog/?p=1592</guid>
		<description><![CDATA[Bukan sekadar karnaval tapi sudah menjadi kenangan yang selalu dirindukan. Bagimana tidak, karnaval untuk memberitahukan datangnya bulan puasa ini sudah dimulai sejak tahun 1881. Saat itu Semarang di bawah Pemerintah Kanjeng Bupari RMTA Purbaningrat, beliaulah yang pertama kali memberanikan diri untuk menentukan dimulainya hari puasa secara bersama-sama. Sejarah panjang karnaval dugderan inilah yang membuat saya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://loenpia.net/blog/wp-content/uploads/2011/08/IMG_7565.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1593" title="Karnaval Dugderan" src="http://loenpia.net/blog/wp-content/uploads/2011/08/IMG_7565.jpg" alt="" width="550" height="367" /></a></p>
<p>Bukan sekadar karnaval tapi sudah menjadi kenangan yang selalu dirindukan. Bagimana tidak, karnaval untuk memberitahukan datangnya bulan puasa ini sudah dimulai sejak tahun 1881. Saat itu Semarang di bawah Pemerintah Kanjeng Bupari RMTA Purbaningrat, beliaulah yang pertama kali memberanikan diri untuk menentukan dimulainya hari puasa secara bersama-sama.</p>
<p>Sejarah panjang karnaval dugderan inilah yang membuat saya menyempatkan diri untuk ikut menyaksikannya. Tentu tidak hanya saya, ribuan pasang mata dari anak-anak hingga mereka yang sudah lanjut usia pun rela menerjang panasnya terik mentari siang itu, untuk menyaksikan dan terlibat dalam karnaval legendaris ini.</p>
<p>Dugderan sendiri berasal dari kata dug dan der, dug dari bunyi bedug dan der dari bunyi meriam. Sekarang ini Tradisi Dugderan dilaksanakan di halaman Balaikota, diawali dengan upacara yang dipimpin langsung oleh Walikota Semarang yang berperan sebagai Adipati. Setalah upacara, dilanjutkan dengan Karnaval yang diikuti oleh Pasukan Merah Putih, Drum band, Pasukan Pakaian Adat “ Bhinneka Tunggal Ika “, Meriam, Warak Ngendog dan berbagai kesenian lainnya.</p>
<p>Tahun 2011 ini, karnaval Dugderan jatuh tepat pada hari Minggu, 31 Juli 2011. Ini tentu sangat melegakan bagi yang ingin menyaksikan terutama bagi yang bekerja kantoran. Karena jika jatuh pada hari kerja tentu akan menjadi kesulitan tersendiri jika ingin menyaksikan iring-iringan karnaval dengan ikonnya berupa warak ngendog.</p>
<p>Jadi sudah berapa kali Anda menyaksikan Karnaval Dugderan?</p>
<p>Foto-foto kemeriahan karnaval dugderan bisa dilihat di album di bawah ini:</p>
<p><a href="https://plus.google.com/photos/104601308199703054398/albums/5637015603485554801"><img class="alignnone size-full wp-image-1596" title="album dugderan" src="http://loenpia.net/blog/wp-content/uploads/2011/08/album-dugderan.jpg" alt="" width="550" height="99" /></a></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://loenpia.net/blog/semarangan/karnaval-dugderan-yang-selalu-dirindukan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lawang Sewu Setelah Dipugar</title>
		<link>http://loenpia.net/blog/semarangan/lawang-sewu-setelah-dipugar.html</link>
		<comments>http://loenpia.net/blog/semarangan/lawang-sewu-setelah-dipugar.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Jul 2011 11:51:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Munif</dc:creator>
				<category><![CDATA[Semarangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://loenpia.net/blog/?p=1514</guid>
		<description><![CDATA[Lawang Sewu merupakan ikon wisata yang telah melekat dengan nama kota Semarang. Gedung peninggalan Belanda ini memiliki arsitektur yang menakjubkan, dengan ciri khas sesuai dengan namanya, yaitu pintu yang banyak jumlahnya. Namun tidak bisa dipungkiri kepopuleran Lawang Sewu juga tidak lepas dari “keangkeran” gedung yang dominan dengan cat putih ini. Untuk kembali “mencerahkan” Lawang Sewu, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://loenpia.net/blog/wp-content/uploads/2011/07/01-ok.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1515" title="Lawang Sewu" src="http://loenpia.net/blog/wp-content/uploads/2011/07/01-ok.jpg" alt="" width="550" height="361" /></a></p>
<p>Lawang Sewu merupakan ikon wisata yang telah melekat dengan nama kota Semarang. Gedung peninggalan Belanda ini memiliki arsitektur yang menakjubkan, dengan ciri khas sesuai dengan namanya, yaitu pintu yang banyak jumlahnya. Namun tidak bisa dipungkiri kepopuleran Lawang Sewu juga tidak lepas dari “keangkeran” gedung yang dominan dengan cat putih ini.</p>
<p>Untuk kembali “mencerahkan” Lawang Sewu, dimulai dari tahun 2009, PT. KAI dengan bantuan dari beberapa pihak yang tekait, memugar bangunan yang letaknya berdekatan dengan Tugu Muda ini. Setelah sekitar satu tahun pemugaran, tepatnya pada Selasa, 5 Juli 2011, Ibu Negara Republik Indonesia, Ani Bambang Yudhoyono meresmikan purna pugar Gedung A Lawang Sewu.</p>
<p>Bersamaan dengan acara Peresmian purna pugar Lawang Sewu, Ibu Negara juga sekaligus membuka acara “Kriya Nusantara dalam Gerbong Lawang Sewu”. Pameran yang berlangsung dari  tanggal 5 – 10 Juli ini merupakan kerjasama PT. KAI dengan Pemerintah Propinsi Jawa Tengah, Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), dan beberapa pihak terkait.</p>
<p>Saya menyempatkan diri untuk mengunjungi Lawang Sewu di hari kedua pameran. Pertama yang saya lihat adalah Lawang Sewu telah banyak berubah. Dinding, lantai, dan langit-langit gedung terlihat bersih dan indah. Penataan halaman dengan paving block dan penanaman rumput juga semakin menambah indah gedung yang didirikan pada tahun 1907.</p>
<p>Antusiasme masyarakat Semarang terhadap pemugaran ini juga sangat terlihat. Hampir setiap hari setelah peresmian pemugaran, Lawang Sewu diserbu masyarakat yang ingin melihat “wajah baru” Lawang Sewu dan tentu juga melihat pameran. Komentar-komentar di social media juga menunjukkan kegembiraan masyarakat akan wajah baru Lawang Sewu, dan berharap kelestariaanya akan tetap dijaga dengan berbagai aktifitas di dalamnya.</p>
<p>Foto-foto keindahan berbagai sudut Lawang Sewu bisa dilihat di album di bawah ini:</p>
<p><a href="https://picasaweb.google.com/emenev/LawangSewu"><img class="alignnone size-full wp-image-1532" title="lawang sewu album" src="http://loenpia.net/blog/wp-content/uploads/2011/07/album.jpg" alt="" width="550" height="109" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://loenpia.net/blog/semarangan/lawang-sewu-setelah-dipugar.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Semarang Car Free Day, Meriah!</title>
		<link>http://loenpia.net/blog/semarangan/1345.html</link>
		<comments>http://loenpia.net/blog/semarangan/1345.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 Jun 2011 07:29:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Munif</dc:creator>
				<category><![CDATA[Semarangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://loenpia.net/blog/?p=1345</guid>
		<description><![CDATA[Setelah digelar beberapa bulan yang lalu, saya baru punya kesempatan untuk mengunjungi Semarang Car Free Day di bulan Mei lalu, itu pun hanya di Jalan Pemuda, belum ke Simpang Lima dan Jalan Pahlawan. Event yang digelar setiap Minggu Pagi ini, memang telah menjadi sarana masyarakat Semarang untuk menikmati segarnya udara pagi di tengah kota tanpa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://loenpia.net/blog/wp-content/uploads/2011/06/011.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1355" title="car free day" src="http://loenpia.net/blog/wp-content/uploads/2011/06/011.jpg" alt="" width="450" height="300" /></a></p>
<p>Setelah digelar beberapa bulan yang lalu, saya baru punya kesempatan untuk mengunjungi Semarang Car Free Day di bulan Mei lalu, itu pun hanya di Jalan Pemuda, belum ke Simpang Lima dan Jalan Pahlawan. Event yang digelar setiap Minggu Pagi ini, memang telah menjadi sarana masyarakat Semarang untuk menikmati segarnya udara pagi di tengah kota tanpa asap kendaraan. <span id="more-1345"></span></p>
<p><img class="alignnone" src="https://lh3.googleusercontent.com/-W5NLBMfbYks/TfxSNvyw2jI/AAAAAAAABvI/yIjKY4x_5IY/s800/04.jpg" alt="" width="450" height="300" /></p>
<p>Menginjakkan kaki di lokasi kurang dari pukul 06.00, saya memarkirkan motor di depan Tugu Muda di situ banyak tukang parkir yang siap menjaga kendaraan pengunjung Car Free Day. Jalan Pemuda sudah tampak ramai orang berjalan kaki, naik sepeda, dan beberapa memainkan olahraga, seperti tenis.</p>
<p><img class="alignnone" src="http://lh3.googleusercontent.com/-xGdk98Ip2nY/TfxSLbnteWI/AAAAAAAABvA/NTVW7VvT-i8/s800/02.jpg" alt="" width="450" height="300" /></p>
<p>Sampai di depan balaikota, terlihat sedang persiapan untuk melakukan senam aerobik. Senam aerobik ini bebas diikuti siapa pun yang datang, dan ada seorang pemandu senam di atas mobil promo sebuah produk minuman. Tidak jauh dari depan balaikota, ada panggung kreasi yang hari itu diisi berbagai kegiatan seni oleh taruna Akpol Semarang, mulai dari menyanyi, tari tradisional, dan kegiatan lainnya. Banyak pengunjung setelah jalan-jalan menyempatkan untuk mampir di depan panggung ini.</p>
<p><img class="alignnone" src="https://lh5.googleusercontent.com/-yt9a7cX6ibQ/TfxSLRGTJ9I/AAAAAAAABu8/xHBBPkZrGuc/s800/03.jpg" alt="" width="450" height="300" /></p>
<p>Jika lapar, kita bisa langsung menuju ke halaman balaikota, ada berbagai menu kuliner yang bisa kita santap, sambil menyaksikan pengunjung lain yang sedang senam aerobik. Selain itu, ada juga beberapa seniman yang siap melukis pengunjung car free day. Hhmm&#8230; benar-benar mengasikkan menikmati Minggu Pagi dengan datang ke Car Free Day.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://loenpia.net/blog/semarangan/1345.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Selamat Ulang Tahun Semarang!</title>
		<link>http://loenpia.net/blog/berita/selamat-ulang-tahun-semarang.html</link>
		<comments>http://loenpia.net/blog/berita/selamat-ulang-tahun-semarang.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 May 2011 05:21:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ipul.ji</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Semarangan]]></category>
		<category><![CDATA[semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Ultah Semarang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://loenpia.net/blog/?p=1232</guid>
		<description><![CDATA[2 Mei 2011, kota Semarang yang juga adalah ibukota Jawa Tengah itu genap berusia 464 tahun. Sebuah perjalanan yang cukup panjang untuk sebuah kota. Ragam perkembangan dan perubahan juga mewarnai sejarah panjang kota di pesisir utara pulau Jawa itu. Semarang adalah salah satu kota dengan struktur geografis yang unik. Semarang bawah berada beberapa senti di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_1271" class="wp-caption alignnone" style="width: 310px"><a href="http://loenpia.net/blog/wp-content/uploads/2011/05/HUT-smg.jpg"><img class="size-medium wp-image-1271" title="HUT smg" src="http://loenpia.net/blog/wp-content/uploads/2011/05/HUT-smg-300x199.jpg" alt="" width="300" height="199" /></a><p class="wp-caption-text">Tugu Muda dan Lawang Sewu, ikon Semarang</p></div>
<p>2 Mei 2011, kota Semarang yang juga adalah ibukota Jawa Tengah itu genap berusia 464 tahun. Sebuah perjalanan yang cukup panjang untuk sebuah kota. Ragam perkembangan dan perubahan juga mewarnai sejarah panjang kota di pesisir utara pulau Jawa itu.</p>
<p>Semarang adalah salah satu kota dengan struktur geografis yang unik. Semarang bawah berada beberapa senti di bawah permukaan laut sementara semarang atas berada beberapa puluh meter di atas permukaan laut, tak heran kalau Semarang juga terkenal sebagai kota dengan banyak pemandangan yang memanjakan mata.</p>
<p>Di ulang tahunnya yang ke 464, banyak doa dan harapan dari warganya yang dipanjatkan kepada kota tercinta ini, baik oleh warga yang memang lahir dan tinggal di Semarang ataupun mereka yang pernah singgah di kota yang terkenal dengan lumpia-nya ini.</p>
<p>Di milis <a href="../../../../../../">Loenpia.Net</a>, ucapan serupa juga bertebaran. Berikut adalah kesan, doa dan harapan para penghuni milis blogger Semarang tersebut.</p>
<p><strong><em>Pepeng :<span id="more-1232"></span></em></strong></p>
<p style="padding-left: 30px;">salam<br />
kota semarang ulang tahun hari ini (2 mei ).<br />
bagi saya pribadi,semarang sudah menjadi rumah ke dua. terus kota yg tak ada bom2an&#8230;<br />
semarang punya tempat yg bagus kalo malam..yaitu bukit gombel&#8230;trs sangat menarik juga lihat semarang kalo malam di bukit gunung pati&#8230;<br />
semarang kota metropolitan yg masih jawani&#8230;..</p>
<p style="padding-left: 30px;">di saku punya 5ribu,masih bisa kenyang&#8230;itulah menariknya semarang mnrtku&#8230;</p>
<p style="padding-left: 30px;">lebihnya..?? krn di situ ada <a href="../../../../../../" target="_blank">loenpia.net</a> !</p>
<p><strong><em>Eva Noviana :</em></strong></p>
<p style="padding-left: 30px;">Pokoe aku cinta Semarang!</p>
<p><strong><em>k1n6k0n9 :</em></strong></p>
<p style="padding-left: 30px;">semarang tempat paling nyaman memiliki karakter unik<br />
ada suatu gojek kere antar pengusaha<br />
klo bisa sukses di semarang berarti bisa sukses di kota manapun&#8230;<br />
dan tak lupa semarang ada keluarga loenpia</p>
<p><strong><em>Mizan :</em></strong></p>
<p style="padding-left: 30px;">1. Kota Lama bisa bebas banjir/rob, menjadi lebih indah dan terawat, sehingga bisa jadi tempat wisata<br />
2. transportasi publik ditingkatkan, angkutan masal seperti trem / monorail perlu dipersiapkan, terutama ke kota-kota satelit seperti kendal, ungaran, demak</p>
<p><strong><em>Okky :</em></strong></p>
<p style="padding-left: 30px;">Semarang itu kota yg eksotis dan aman.</p>
<p style="padding-left: 30px;">Ke depannya semoga:</p>
<p style="padding-left: 30px;">1. Waduk jatibarang dan urban drainage kota Semarang itu cepat selesai jadi Semarang bebas banjir, juga pasokan air bersih ke warga Semarang tercukupi.</p>
<p style="padding-left: 30px;">2. Coastal project untuk pantai marina segera terjadi dan jadi pantai yang indah.</p>
<p style="padding-left: 30px;">Amin.. Selamat ulangtahun Semarang</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong><em>Erik :</em></strong></p>
<p style="padding-left: 30px;">selamat ultah semarang , kota yang mbuh ya mulai beda dengan beberapa tahun yang lalu, mulai semprawut</p>
<p><strong><em>Jeep :</em></strong></p>
<p style="padding-left: 30px;">aku pengen area simpang 5 dan sekitarnya  termasuk taman kb BEBAS PARKIR<br />
*ngimpi</p>
<p><strong><em>Slams :</em></strong></p>
<p style="padding-left: 30px;">semarang bisa bebas banjir / rob gak ya? semarang mulai sering macet&#8230;semoga jalan tol bisa cepat dipakai</p>
<p><strong><em>Muhammad Cordiaz :</em></strong></p>
<p style="padding-left: 30px;">Saya suka kota semarang, karena, kemana-mana masih enak naek motor <img src='http://loenpia.net/blog/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Selamat ultah kota semarang ke-464 , pertahankan keunikan kota tua dan bangunan-bangunan tuanya.</p>
<p style="padding-left: 30px;">Jangan tiru kota lain menggusur bangunan tua&#8230;.</p>
<p><strong><em>Rian Adhivira Prabowo :</em></strong></p>
<p style="padding-left: 30px;">Semarang<br />
<strong>kekurangan:<br />
</strong>lahan hijaunya nggak rata, harusnya dibikin merata dong. Kurang taman, pilihan buat @piknikasik jadi terbatas. Kurang jalan alternatif, terutama daerah kalibanteng, dalane siji tok tapi seng make sakbajek.</p>
<p style="padding-left: 30px;"><strong>kelebihan:<br />
</strong>harga-harga masih terjangkau, bener kata mas veveng, 5rb masih bisa kenyang. Orange juga ramah-ramah. Banyak teman sama keluarga disini.<br />
heheheh <img src='http://loenpia.net/blog/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p><strong><em>Stey :</em></strong></p>
<p style="padding-left: 30px;">Oia..semarang, saya terlalu suka ambiance kota ini..cinta mati saya sm semarang..:)</p>
<p><strong><em>Hyudee :</em></strong></p>
<p style="padding-left: 30px;">semarang buat aku itu unik &#8230; dan fantastik &#8230;.<br />
mau dibilang metropolitan ya enggak &#8230; mau dibilang ndesa yaa enggak juga &#8230;<br />
intinya semarang &#8230; u know who u are &#8230;.  <img src='http://loenpia.net/blog/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> )<br />
jangan diimbangi sama okb okb yg seringkali bikin macet &#8230;.</p>
<p style="padding-left: 30px;">luv u semarang &#8230;.<br />
luv u <a href="../../../../../../" target="_blank">loenpia.net</a> &#8230;.</p>
<p><strong><em>Arief Prasetyo</em></strong></p>
<p style="padding-left: 30px;">Kalo saya harapannya:<br />
Segera ada yang berani memulai bikin trem/ monorail utk mengurangi kepadatan lalu lintas.<br />
Sejahterakan masyarakatnya (tambah lapangan kerja, pelihara orang miskin), karena pengemis kok semakin pating tlecek. Makan tahu gimbal di Taman KB, panganane durung siap kok wis ditekani ping 3. Di kawasan pandanaran juga yg jadi sentral oleh2 penuh dengan pengemis yg selalu standby di pintu keluar. Di bunderan kalibanteng, lampu merah pertama setelah airport, juga penuh pengemis.<br />
Di beberapa gang (jalan tikus), masih ada anak2 bahkan orang dewasa buang hajat di selokan atau di kali. Really?? Setelah 464 tahun usianya??.</p>
<p><strong><em>Indah.Sachiko</em></strong></p>
<p style="padding-left: 30px;">nek cah ABG ki nulis semarang : Che-ma-rank <img src='http://loenpia.net/blog/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> )<br />
betewe.. dulunya saya biasa wae sama Semarang, tapi setelah merantau selama 3 tahun di Purwokerto dan jauh dari Semarang, rasane iso kangen luar biasa ik..<br />
ya kangen sama logatnya, kangen sama keramaiannya, sama hal2 yang ngga bisa ditemukan di tempat lain.</p>
<p style="padding-left: 30px;">ternyata aku sangat mencintai Semarang..:)</p>
<p style="padding-left: 30px;">Dirgahayu Semarang!<br />
semoga lebih banyak lagi taman2 hijau dan ruang publiknya..</p>
<p><strong><em>Nining Sutrisnaningsih</em></strong></p>
<p style="padding-left: 30px;">semarang kuwi aku byanget, dibuat di semarang, lahir di semarang dan besar di semarang&#8230;<br />
.. kalau jakarta its a nice place to make money, jogja nice place to study.. lha semarang is a nice place to live..</p>
<p style="padding-left: 30px;">aku kangen mall2 nya semarang, &#8230;<br />
trus tempat2 restonya,..<br />
nek tak perhatikan semarang tempat makan lebih banyak yg target nya untuk keluarga daripada untuk pacaran atau kumpul2&#8230;..</p>
<p><strong><em>Munif :</em></strong></p>
<p style="padding-left: 30px;">semarang banyak potensi tapi pengelolaan kurang<br />
kesadaran warga jg kurang, ini karena yg seharusnya jadi contoh jg ga memberi contoh yg baik</p>
<p style="padding-left: 30px;">pengamen, pengemis, tukang parkir, pkl menjadi hal yg perlu ditangani secara serius<br />
karena mereka yang bertemu langsung dengan tamu yg datang ke semarang</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Nah, ada juga komentar mereka tentang kuliner Semarang. Berikut kutipannya :</p>
<p><strong><em>Black Coffee :</em></strong></p>
<p style="padding-left: 30px;">Semarang punya Tahu Petis n Mbok Berek. Aseeeeeeeek&#8230;.</p>
<p><strong><em>Erik :</em></strong></p>
<p style="padding-left: 30px;">semarang itu tahu gimbalnya enak. Pak sangklek juga enak ding<br />
apalagi kepiiting nya, gedi gedi beda dengan salatiga kepiting anakan di dol yo rak enek daginge<br />
pertama kesemarang acaranya ke jalan sriwijaya tapi keblabasen tekan mbangkong<br />
dan akhirnya numpak becak mergo mbalik ,<br />
mesake bapake becak</p>
<p style="padding-left: 30px;">&nbsp;</p>
<p>Dan, ada juga komentar dan harapan tentang Semarang dari mereka yang bukan sepenuhnya orang Semarang. Pendatang atau mereka yang punya kecintaan khusus tentang Semarang. Termasuk saya tentunya. Berikut komentarnya :</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong><em>Ipul :</em></strong></p>
<p style="padding-left: 30px;">Saya baru akrab dengan Semarang sekitar 10 tahun belakangan ini. pertama ke Semarang tahun 2001 dan kemudian setelahnya jadi makin sering dan bahkan sudah jadi kampung kedua saya.</p>
<p style="padding-left: 30px;">Semarang menurut saya adalah kota yang eksotik, tidak banyak kota besar di Indonesia yang masih menyisakan bangunan lamanya tanpa penggusuran besar-besaran. meski memang tidak semua bangunan tua Semarang dikaryakan dan dipelihara sebagaimana mestinya.<br />
Semarang menurut saya adalah kota yang menggambarkan ciri khas orang Jawa Tengah yang relatif santai dan tenang menjalani hidup, tanpa riak yang berlebihan dan tanpa gelora ambisi yang terlalu membara.</p>
<p style="padding-left: 30px;">Semoga Semarang tidak mengulang kesalahan yang dilakukan oleh Jakarta dan banyak kota besar lainnya di Indonesia ( termasuk Makassar ).<br />
Semoga Semarang tidak sampai kebablasan menjadi kota metropolitan yang justru mengenyahkan ragam kearifan lokal.</p>
<p style="padding-left: 30px;">Aminn..</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong><em>Muslifa Aseani :</em></strong></p>
<p style="padding-left: 30px;">Ngekor Daeng, jadi penghuni Semarang, baru 6 th terakhir (masuk di Juni 2004).<br />
Dari luas wilayah, brasa ngiderin sepulo lombok. Momen pertama hidup berbahasa jawa dan glantungan di bis.</p>
<p style="padding-left: 30px;">Sedihnya, ada seseorang yg bikin image orang jawa yg halus bertutur-berbahasa-bersikap, rusak total&#8230;.:((</p>
<p style="padding-left: 30px;">Eh, eniwe, met ultah Semarang.<br />
Ternyata, Semarang tidak sepenuhnya diplanet Mars&#8230;:D (secara pas baru datang, blas gak isa boso jowo)..</p>
<p style="padding-left: 30px;">kalo bali terkenal karna terasering sawah2nya, aku takjub ma &#8216;terasering&#8217; rumah2nya penduduk disebagian suburban semarang.<br />
even, mertua  kakungku yg baru, rumahnya dipucuk atas lembah daerah kawi-belakang rs elizabeth. stiap nglongok dari jendela, aku takjub ma kemahiran bermotor yg pada tinggal didasar lembah, juga ketangguhan betis yg pada jalan.</p>
<p style="padding-left: 30px;">Masya Allah..</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong><em>Ali Furrahman :</em></strong></p>
<p style="padding-left: 30px;">ikut reply.<br />
Pertama kali bener2 mampir ke semarang sekitar tahun 96an, masih ga serame sekarang. terus bener2 tinggal (ngekos) di semarang pas tahun 2000.<br />
bener2 di semarang cuma 3 tahun. Semarang kota yang unik dan enak buat tinggal, pertama kali kenal dengan kucingan yo di semarang. moll saat itu masih dikit, sekarang udah banyak. yang jelas orangnya ramah2.</p>
<p style="padding-left: 30px;">untuk kedepannya semarang harus lebih maju, tapi tetap berbudaya jawa dan tetep menjaga warisan budaya. jangan terkena virus jakarta yang ngga memiliki jatidiri, cuma mengadopsi jadine cuma campur2 tok.</p>
<p style="padding-left: 30px;">transportasi dan drainase kayanya sekarang jadi masalh utama di semarang. mumpung sebelum complicated seperti kota lain seharusnya semarang sudah membuat terobosan baru dalam pengelolaan transportasi dan drainase.</p>
<p style="padding-left: 30px;">&nbsp;</p>
<p>Eh, tapi komentar para blogger Semarang itu tidak selamanya serius rupanya karena ada juga komentar yang mengandung multitafsir. Seperti berikut ini :</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong><em>Raditya Jatismara :</em></strong></p>
<p style="padding-left: 30px;">Semarang mau dijadikan kota apa ya&#8230;<br />
*terawangjauh<br />
*ngudekteh</p>
<p><strong><em>H4rs :</em></strong></p>
<p style="padding-left: 30px;">semarang kota yang paling nyaman dan tentram untuk ditinggali. Ungaran kabupaten yang sejuk<br />
sekian. Hehehehe</p>
<p><strong><em>Fiandigital :</em></strong></p>
<p style="padding-left: 30px;">semarang?</p>
<p style="padding-left: 30px;">huuufff&#8230;</p>
<p><em><strong>Jeep :</strong></em></p>
<p style="padding-left: 30px;">semarang menurutku biasa wae<br />
tp banyumanik menurutku luar biasa<br />
#eaaaa</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Fyiuhh…itulah ragam komentar para warga Loenpia yang terangkum dalam sebuah thread di milis Loenpia.net.</p>
<p>Apapun itu, warga Loenpia dan seluruh warga kota Semarang tentu menaruh harapan yang indah pada kota ini. Semoga Semarang bisa menjadi kota yang lebih nyaman bagi para warganya dan juga bagi mereka yang datang dan berkunjung ke Semarang.</p>
<p><strong>Selamat Ulang Tahun Semarang.</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://loenpia.net/blog/berita/selamat-ulang-tahun-semarang.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Curug Tujuh Bidadari</title>
		<link>http://loenpia.net/blog/semarangan/curug-tujuh-bidadari.html</link>
		<comments>http://loenpia.net/blog/semarangan/curug-tujuh-bidadari.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 Apr 2011 02:56:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mizan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Semarangan]]></category>
		<category><![CDATA[Air Terjun]]></category>
		<category><![CDATA[Curug Tujuh Bidadari]]></category>
		<category><![CDATA[semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Sumowono]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://loenpia.net/blog/?p=1211</guid>
		<description><![CDATA[Sudah pernah mendengar Curug Tujuh Bidadari? Jika belum ya wajar saja, karena tempat wisata ini memang belum begitu terkenal seperti Grojogan Sewu di Tawang Mangu ataupun Air Terjun Semirang di Ungaran. Curug Tujuh Bidadari terletak di Desa Keseneng, Sumowono, Kabupaten Semarang. Dari Pasar Bandungan jalan terus saja ke arah Pasar Sumowono. Dari Pasar ini, ambil [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://loenpia.net/blog/wp-content/uploads/2011/04/curug.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-1275" title="curug" src="http://loenpia.net/blog/wp-content/uploads/2011/04/curug-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>Sudah pernah mendengar Curug Tujuh Bidadari? Jika belum ya wajar saja, karena tempat wisata ini memang belum begitu terkenal seperti Grojogan Sewu di Tawang Mangu ataupun Air Terjun Semirang di Ungaran.</p>
<p>Curug Tujuh Bidadari terletak di Desa Keseneng, Sumowono, Kabupaten Semarang. Dari Pasar Bandungan jalan terus saja ke arah Pasar Sumowono. Dari Pasar ini, ambil jalan yang ke arah Limbangan, Boja. Setelah melewati barak TNI AD di Bantir, ambil pertigaan pertama ke kiri, dan ikuti papan penunjuk jalannya. Perjalanan dari Kota Semarang memakan waktu kurang lebih sejam.</p>
<p><span id="more-1211"></span><a href="https://picasaweb.google.com/lh/photo/QNfn6WDZ0jrtZ6K1L502a6TaSALoYwfnjtsW45z4FOg?feat=embedwebsite"><img src="https://lh3.googleusercontent.com/_MCdNmIIYh7w/TbtyfQqeg5I/AAAAAAAAA9Y/t-pxdA2lquw/s400/IMG_6539.JPG" alt="" width="400" height="300" /></a></p>
<p>Curug Tujuh Bidadari terdiri dari beberapa curug kecil, yang membentuk tiga tingkat, dengan kolam berbentuk mangkuk di tiap tingkatnya. Lingkungan di sekitarnya masih berupa pegunungan yang lebat, dan hamparan terasering sawah yang asri dan hijau.</p>
<p><a href="https://picasaweb.google.com/lh/photo/dOjcVXe2T1oOPaGvXZUbjKTaSALoYwfnjtsW45z4FOg?feat=embedwebsite"><img src="https://lh4.googleusercontent.com/_MCdNmIIYh7w/TbtyfgkqiSI/AAAAAAAAA9c/LNhHunGXvCY/s400/IMG_6535.JPG" alt="" width="400" height="300" /></a></p>
<p>Pengembangan kawasan wisata Curug Tujuh Bidadari ini dilakukan secara swadaya oleh masyarakat Desa Keseneng dan sekitarnya. Saat kami berkunjung ke sana, sedang dilakukan pengerasan jalan dengan batu yang dilakukan sendiri oleh warga. Dengan memanfaatkan batuan yang dibawa aliran sungai sekitar curug.</p>
<p><a href="https://picasaweb.google.com/lh/photo/UJkFhGy0t4kSW-nxssYndaTaSALoYwfnjtsW45z4FOg?feat=embedwebsite"><img src="https://lh3.googleusercontent.com/_MCdNmIIYh7w/Tbtyf6rs7gI/AAAAAAAAA9g/OD6m9XjyYXc/s400/IMG_6605.JPG" alt="" width="400" height="300" /></a></p>
<p><a href="https://picasaweb.google.com/lh/photo/R8GTqY0l1MSW5D3M5EN2fKTaSALoYwfnjtsW45z4FOg?feat=embedwebsite"><img src="https://lh3.googleusercontent.com/_MCdNmIIYh7w/TbtygRfSaVI/AAAAAAAAA9k/jzpor5R-NT0/s400/IMG_6611.JPG" alt="" width="400" height="300" /></a></p>
<p>Sampai jumpa di liputan Team Touring Betmen selanjutnya <img src='http://loenpia.net/blog/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><a href="fianbokeh.posterous.com">Fian</a>, <a href="http://wedhouz.net/">Wedhouz</a>, <a href="http://ple-q.com/">Yogie</a>, <a href="http://escoret.net/">Pepeng</a>, <a href="http://mizanul.net/">Mizan</a></p>
<p><a href="https://picasaweb.google.com/lh/photo/CV3cJ_kMP99cnc690ytH_6TaSALoYwfnjtsW45z4FOg?feat=embedwebsite"><img src="https://lh4.googleusercontent.com/_MCdNmIIYh7w/TbtyisSqDuI/AAAAAAAAA9o/zCfNvxnjM6s/s400/IMG_6677.JPG" alt="" width="400" height="300" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://loenpia.net/blog/semarangan/curug-tujuh-bidadari.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

