Hai, semua! Ini tulisan perdana daku di blog Loenpia, loh!
*dadah-dadah* Lebih tepatnya ini adalah tulisan pertama daku setelah kopdar kedua kali di Semarang. Iyes! Jadi tanggal 26-28 Februari kemarin (long weekend) daku menghabiskan waktu liburan di kota Bandeng Presto ini. Dan pastinyaaa, sebagai delegasi Loenpia cabang Jakarta, daku ditugaskan untuk meliput kegiatan kopdar long weekend ini. Memangnya kemana saja, sih? Ada dua acara besar yaitu Kopdar Nikah mbak Nining Sutrisnaningsih dan KoLuKa alias Kopdar Luar Kota ke Umbul Sidomukti. Mau tau liputannya?? Hyuukk… 
Kopdar Nikah mbak Nining dan mas Damir
Sebagai warga baru di Loenpia, daku sejujurnya tidak mengetahui banyak hal tentang mbak Nining, apalagi mas Damir. Namun, oCHa dengan berbaik hati menceritakan dan memberiku bahan untuk membuat tulisan. Huhuhu. Kisah percintaan dua orang ini bisa dibilang cukup unik. Mengapa? Mas Damir itu bukan orang Indonesia, tetapi orang Bolivia.
Hebat ya, bisa nikah sama orang yang ada di separuh putaran bumi dari Indonesia… Belum lagi, masa pacaran yang mereka lalui ini tidak singkat. err… 7 tahun! Jadi, wajar saja jika hal ini patut dirayakan.

Nikahan Nining-Damir
Baca Selengkapnya »
Semarang menjadi kota kedua setelah Malang dalam rangkaian Roadshow (Blogshops – Road To Pesta Blogger 2009). Ya, seperti judul di atas, tidak hanya blogshops (Blogging Workshops) yang akan dihadirkan, untuk melengkapinya, panitia lokal Loenpia.net juga menghadirkan Wisata Kota dan Kopdar Komunitas Semarang. Rangkaian acara tersebut akan berlangsung pada hari Selasa, 4 Agustus 2009.
Rangkain Acara
08.00 – 11.00 Wisata Kota – Berangkat dari kawasan Simpang5 tepatnya depan Masjid Baiturahman
11.00 – selesai Blogshops – di American Corner – Kampus III IAIN Walisongo (susunan acara lengkapnya bisa dilihat di web pesta blogger dengan beberapa penyesuain waktu)
19.00 – 21.00 Kopdar – Yotenan – Jalan Ngesrep Timur 5/52 Tembalang karena keterbatasan tempat pindah ke Ex Teraz Garden Resto Jl. Ngesrep Barat III No. 41 Tembang Semarang
Baca Selengkapnya »

Lima Mei Dua Ribu Sembilan, selesailah sudah kisah perjalanan selama lebih dari 30 tahun nyaris berbarengan dengan runtuhnya patung sang legenda atas kenangan kejayaan di tahun 1987 silam. Sebuah kisah tragis dari sebuah klub sepakbola yang tumbuh dan menorehkan ceritanya dengan lumpur lapangan becek, sebuah tancep kayon dari fragmen cerita tentang sejarah sepakbola di kota panas bernama Semarang, dan ini adalah sebuah ode untuk klub sepakbola yang pernah saya dukung ketika saya menjadi remaja tanggung belasan tahun silam. Ya, ode untuk PSIS Semarang, sang Mahesa Jenar. Baca Selengkapnya »
slams
iya ya kang ariw? dipaske pas hari nyepi aja hehehe insaalllloh bisa deh siap...