<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Loenpia dot net &#124; Komunitas Blogger Semarang &#187; Bagi Ilmu</title>
	<atom:link href="http://loenpia.net/blog/category/bagi-ilmu/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://loenpia.net/blog</link>
	<description>Karena Loenpia Lebih Enak Dimakan Bersama!</description>
	<lastBuildDate>Mon, 14 May 2012 23:11:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=</generator>
		<item>
		<title>Loenpia (belajar) Go Green</title>
		<link>http://loenpia.net/blog/bagi-ilmu/loenpia-belajar-go-green.html</link>
		<comments>http://loenpia.net/blog/bagi-ilmu/loenpia-belajar-go-green.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Nov 2011 11:26:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>latree</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bagi Ilmu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://loenpia.net/blog/?p=1688</guid>
		<description><![CDATA[Karena untuk bisa benar-benar Go Green itu gampang-gampang susah. Artinya, sebenarnya gampang. Tapi kita sendiri yang suka merasa susah. Atau, bisa jadi susah. Tapi bisa kok dibikin gampang. Setidaknya itu yang bisa dibagi dalam Kober Lenpia Nopember yang mengambil tema Go Green kali ini. Digelar hari Jumat tanggal 4 kemarin, di rumah Pak DP, Kober [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Karena untuk bisa benar-benar Go Green itu gampang-gampang susah. Artinya, sebenarnya gampang. Tapi kita sendiri yang suka merasa susah. Atau, bisa jadi susah. Tapi bisa kok dibikin gampang.</p>
<p><a href="http://loenpia.net/blog/wp-content/uploads/2011/11/go-green.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-1689" src="http://loenpia.net/blog/wp-content/uploads/2011/11/go-green-300x167.jpg" alt="" width="300" height="167" /></a></p>
<p>Setidaknya itu yang bisa dibagi dalam Kober Lenpia Nopember yang mengambil tema Go Green kali ini. Digelar hari Jumat tanggal 4 kemarin, di rumah Pak DP, Kober Nopember menghadirkan Pak Leo Tatang dari Bike-to-work; Mbak Andiyanti yang aktivis lingkungan; dan Jojo, tukang Loenpia yang aktif kampanye organic life. Yang datang banyak, sekitar 200 orang. Termasuk tamu dari komunitas lain seperti Internet Club, AIESEC UNDIP, dan B2W Semarang. Seperti biasa, selain acara berbagi ilmu, ada acara makan-makan dan bagi-bagi door prize yang mengandung &#8216;ZONK&#8217;&#8230;..</p>
<p>***</p>
<p>1.</p>
<p><a href="http://loenpia.net/blog/wp-content/uploads/2011/11/leo.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1695" src="http://loenpia.net/blog/wp-content/uploads/2011/11/leo.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>Pak Leo ini keren sekali. Sejak kecil pecinta olah raga. Dan sejak 6 tahun yang lalu mulai bersepeda ke mana-mana. Saking cintanya pada sepeda, sampai dua buah motor yang dia punya tidak keurus, baik fisik maupun surat-suratnya. Bagi Pak Leo, sepeda adalah kecintaan. Bukan sekedar untuk pergi pulang kerja, apalagi sekedar olah-raga. Trayeknya ngga main-main. Sudah beberapa kali sampai ke Bandung.</p>
<p>Bersepeda bisa menjadi bagian gaya hidup go green. Karena jika kita tidak bisa mengurangi polusi yang diracunkan oleh manusia kepada bumi, paling tidak kita tidak menambahnya. Selain mengurangi jumlah knalpot yang ngebul, bersepeda tentu saja baik untuk kesehatan. Jantung, terutama.</p>
<p>Tapi untuk bisa mau ke mana-mana bersepeda bukanlah hal mudah. Mobilitas manusia jaman sekarang bukan sekedar sak nyuk dua nyuk. Selain jarak dan medan tempuh, waktu juga jadi pertimbangan dalam pemilihan alat transportasi. Bike to work mungkin akan oke untuk jarak dan waktu tempuh yang relatif pendek.</p>
<p>Jika toh belum bisa bike-to-work (misalnya aku&#8230;&#8230;.), ya paling tidak bike to warung, bike to rumah tetangga, instead of naik motor. Sepedanya? Beli dong ah! Hape-nya keren mosok beli sepeda ga kuat&#8230;</p>
<p>2.</p>
<p><a href="http://loenpia.net/blog/wp-content/uploads/2011/11/jojo.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1696" src="http://loenpia.net/blog/wp-content/uploads/2011/11/jojo.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>Jojo juga keren sekali. Pecinta organic life.</p>
<p>Intinya, kesehatan tubuh kita ini tergantung sekali dengan apa yang kita makan. Tidak cukup makan empat sehat lima sempurna, tapi perlu diperhatikan juga bagaimana asal usul makanan itu. Jaman sekarang hidup kita dilingkupi pencemaran. Air yang kita minum, tanaman pertanian, juga hewan ternak.  Semuanya adalah racun yang menjadi sumber berbagai penyakit dalam tubuh kita.</p>
<p>Bayangkan, pestisida apa saja yang disemprotkan untuk mencegah tanaman dimakan hama. Zat kimia apa saja yang disuntikkan pada binatang ternak supaya bisa lekas disembelih dan dikonsumsi. Segala zat yang digunakan untuk mendukung budi daya tanaman dan ternak itu mau tidak mau akan ikut masuk ke dalam tubuh kita, pada saat kita menkonsumsinya.</p>
<p>Hidup organic adalah hidup menjauhkan diri dari segala zat kimia rekayasa untuk pertanian tanaman pangan dan peternakan. Sayur dan buah organic bisa didapatkan di supermarket. Dan, jika mau, kita bisa menanam sendiri di sekitar rumah kita. Sampah sayur bisa dijadikan pupuk, ketimbang dibuang sia-sia.</p>
<p>Obat terbaik adalah makanan; yang sehat &#8211; yang bebas racun.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>3.</p>
<p><a href="http://loenpia.net/blog/wp-content/uploads/2011/11/andiyanti.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1697" src="http://loenpia.net/blog/wp-content/uploads/2011/11/andiyanti.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>Mbak Andiyati asik sekali. Menyampaikan hal-hal sederhana yang bisa kita lakukan untuk ikut hidup hijau.Hidup hijau tidak melulu menanam pohon. Segala kegiatan sehari-hari bisa kita lakukan untuk mendukung go-green.</p>
<p>Mulailah membawa tas belanja sendiri, mengurangi pemakaian tas kresek. Pergi bersepeda ke tempat kerja (cocok sama pak Leo ini&#8230;.).</p>
<p>Pernah meninggalkan lampu kamar, komputer, dan kipas angin menyala sendirian? Matikan semua peralatan listrik ketika tidak digunakan. Tinggal pencet tombol: cetet, cetet, cetet.</p>
<p>Pernahkah memperhatikan bahwa kita telah berboros air dengan membuka keran sampai maksimal ketika cuci tangan? Cukup sebesar diameter pensil. Hemat!</p>
<p>Pernahkah memperhatikan sedotan dan tutup plastik pada minuman di gerai makan cepat saji? Kalau mau diminum di tempat, kenapa harus pakai tutup dan sedotan?</p>
<p>Kenapa terus-terusan beli dan buang botol plastik minuman? Ayo bawa tumbler. Bisa dipakai berkali-kali tanpa nyampah.</p>
<p>***</p>
<p><a href="http://loenpia.net/blog/wp-content/uploads/2011/11/semua.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1698" src="http://loenpia.net/blog/wp-content/uploads/2011/11/semua.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>Going green is not that simple, memang. Kuncinya sebenarnya cuma satu: kemauan. Karena jika ada kemauan, pasti akan ada jalan. Kalau ngga ada jalan pasti dicari.</p>
<p>Menjadikan Go Green sebagai gaya hidup, buat kita yang terbiasa abai, tentu bukan hal mudah. Salut pada mereka yang sudah bisa. Buat kita yang belum, pelan-pelan, ayuk.</p>
<p>Jika belum bisa bikin aksi besar, beraksi kecil-kecilan dulu saja lah. Mulai dari diri sendiri. Bisa ah!</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://loenpia.net/blog/bagi-ilmu/loenpia-belajar-go-green.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Go Travel Go See The World</title>
		<link>http://loenpia.net/blog/loenpia-ku/go-travel-go-see-the-world-2.html</link>
		<comments>http://loenpia.net/blog/loenpia-ku/go-travel-go-see-the-world-2.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 Apr 2011 16:09:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indah.sachiko</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bagi Ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[Loenpia-ku]]></category>
		<category><![CDATA[Kober]]></category>
		<category><![CDATA[Travelling]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://loenpia.net/blog/?p=1216</guid>
		<description><![CDATA[Haloo temansss.. rasanya sudah lama sekali ya sejak diadakannya Kober edisi Desember lalu. Kober edisi April kali ini diadakan pada tanggal 23 April 2011 bertempat di Warung Wedangan jalan Indraprasta Semarang dan bertemakan tentang dunia travelling. Pembicara yang hadir di acara Kober edisi April ini ada tiga orang dan semuanya berkesempatan menceritakan pengalaman mereka saat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://loenpia.net/blog/wp-content/uploads/2011/04/KoBer.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-1273" title="KoBer" src="http://loenpia.net/blog/wp-content/uploads/2011/04/KoBer-300x180.jpg" alt="" width="300" height="180" /></a></p>
<p>Haloo temansss.. rasanya sudah lama sekali ya sejak diadakannya Kober edisi Desember lalu. Kober edisi April kali ini diadakan pada tanggal 23 April 2011 bertempat di Warung Wedangan jalan Indraprasta Semarang dan bertemakan tentang dunia travelling. Pembicara yang hadir di acara Kober edisi April ini ada tiga orang dan semuanya berkesempatan menceritakan pengalaman mereka saat jalan jalan.</p>
<p><span id="more-1216"></span></p>
<p>Pembicara pertama yaitu<a href="http://escoret.net/blog/" target="_blank"> mas Pepeng aka Escoret</a>. Dia menceritakan bagaimana serunya jalan-jalan keliling dari satu kota ke kota lainnya di Indonesia, dan pulau Jawa Khususnya. Menurutnya, jalan-jalan atau travelling itu adalah kegiatan refreshing yang asyik setelah sekian lama menguras otak dan tenaga untuk bekerja. Mengenal budaya baru, tempat-tempat yang masih &#8216;hijau&#8217; dan bebas polusi, mengenal kebiasaan -kebiasaan warga setempat, dan banyak hal menarik lainnya. Beberapa Tips sebelum bertravelling antara lain; siapkan budget khusus,  cari info sebanyak mungkin tentang tempat yang akan dikunjungi, be flexible, dan jangan lupa untuk mendekatkan diri dengan warga sekitar karena itu bisa mempermudah perjalanan kita. Setelah pulang dari travelling, jangan lupa untuk menuliskannya ke dalam blog, supaya kita bisa berbagi kepada banyak orang tentang pengalaman kita. &#8221; Get out, and you&#8217;ll get more than you ever expected! &#8221; begitulah pesan dari mas Pepeng.</p>
<p><a href="http://loenpia.net/blog/wp-content/uploads/2011/04/veveng.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1220" src="http://loenpia.net/blog/wp-content/uploads/2011/04/veveng-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>Kober edisi April ini juga kedatangan tamu khusus anggota dari <a href="http://www.couchsurfing.org/index.html" target="_blank">CouchSurfing</a> yaitu mbak Swastika Meganingrum, atau yang biasa dipanggil mbak Mega. Beliau datang untuk membagi pengalaman sekaligusmemperlihatkan foto foto travelling kepada peserta Kober. CouchSurfing adalah jaringan non-profit internasional yang membantu dan mengumpulkan orang-orang yang punya hobi travelling di seluruh dunia. Wah, seru ya.. <img src='http://loenpia.net/blog/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><a href="http://loenpia.net/blog/wp-content/uploads/2011/04/mbak-Mega-couchsurfing.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1221" src="http://loenpia.net/blog/wp-content/uploads/2011/04/mbak-Mega-couchsurfing-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>Pembicara terakhir dan sekaligus ditunggu-tunggu yaitu mas <a href="http://fgaban.wordpress.com" target="_blank">Farid Gaban</a>. Beliau menceritakan pengalamannya berkeliling pulau &#8211; pulau di Indonesia dengan mengendarai motor melalui pemutaran film dokumenternya yang berjudul<a href="http://www.facebook.com/pages/Ekspedisi-Zamrud-Khatulistiwa/193937575113" target="_blank"> Zamrud Khatulistiwa</a>. Benar -  Benar mengagumkan, selama hampir satu jam, para peserta Kober dibuat terpana dan suasana di Warung Wedangan mendadak hening karena semua serius melihat pemutaran filmnya. Di dalam film tersebut diceritakan bagaimana suka duka melakukan perjalanan keliling Indonesia selama satu tahun ( Juni 2009 &#8211; Juni 2010), sekaligus keadaan alam di pulau2nya. Susah sekali dituliskan, yang jelas, banyak sekali tempat &#8211; tempat indah di Indonesia yang harus kita kunjungi.</p>
<p><a href="http://loenpia.net/blog/wp-content/uploads/2011/04/Mas-Farid-Gaban.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1222" src="http://loenpia.net/blog/wp-content/uploads/2011/04/Mas-Farid-Gaban-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>Di penghujung acara, mas Farid Gaban membuka sesi diskusi sekaligus tanya jawab dengan peserta Kober. Menurut beliau, tiga investasi besar untuk kita yaitu; memotret, merekam, dan menulis. karena dengan ketiga hal tersebut kita bisa berbagi pengalaman kepada banyak orang sampai kapanpun. Pernyataan yang paling saya suka dari beliau adalah ketika ada salah satu peserta yang bertanya, apakah beliau pernah sakit saat melakukan ekspedisi Zamrud Khatulistiwa, dan kemudian beliau menjawab; &#8221; <strong>Salah satu hal yang membuat kami tidak pernah sakit selama perjalanan adalah karena kami senang..</strong>&#8221; <img src='http://loenpia.net/blog/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Jadi bagaimana dengan anda? sudah siapkah untuk melakukan perjalanan dan meng-explore keindahan dunia?</p>
<p>Sampai jumpa di Kopdar Bermutu edisi berikutnya!</p>
<p><a href="http://loenpia.net/blog/wp-content/uploads/2011/04/Kober-Edisi-April.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1223" src="http://loenpia.net/blog/wp-content/uploads/2011/04/Kober-Edisi-April-300x182.jpg" alt="" width="300" height="182" /></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><em>-The World is a book. Those Who don&#8217;t Travel Read only a Page-</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://loenpia.net/blog/loenpia-ku/go-travel-go-see-the-world-2.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kopdar Bermutu April 2011</title>
		<link>http://loenpia.net/blog/loenpia-ku/kopdar-bermutu-april-2011.html</link>
		<comments>http://loenpia.net/blog/loenpia-ku/kopdar-bermutu-april-2011.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Apr 2011 06:24:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mizan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bagi Ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[Loenpia-ku]]></category>
		<category><![CDATA[CoachingSurf]]></category>
		<category><![CDATA[Kober]]></category>
		<category><![CDATA[loenpia]]></category>
		<category><![CDATA[semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Zamrud Khatulistiwa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://loenpia.net/blog/?p=1199</guid>
		<description><![CDATA[Setelah sekian lama vakum, Komunitas Blogger Loenpia.net akan kembali mengadakan Kopdar Bermutu (Kober). Kober kali ini mengangkat tema &#8220;Travelling dan Jalan-jalan&#8221;. Kober akan diadakan Hari Sabtu, 23 April 2011, mulai jam 15:00 WIB. Kali ini bertempat di Warung Wedangan, Jl Brotojoyo Raya blok 4D, Semarang. Kober kali ini akan mendatangkan pembicara Farid Gaban dan Nancy [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://loenpia.net/blog/wp-content/uploads/2011/04/Pengumuman-KoBer.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-1277" title="Pengumuman KoBer" src="http://loenpia.net/blog/wp-content/uploads/2011/04/Pengumuman-KoBer-300x199.jpg" alt="" width="300" height="199" /></a></p>
<p>Setelah sekian lama vakum, Komunitas Blogger Loenpia.net akan kembali mengadakan Kopdar Bermutu (Kober). Kober kali ini mengangkat tema &#8220;Travelling dan Jalan-jalan&#8221;. Kober akan diadakan Hari Sabtu, 23 April 2011, mulai jam 15:00 WIB. Kali  ini bertempat di Warung Wedangan, Jl Brotojoyo Raya blok 4D, Semarang.</p>
<p>Kober kali ini akan mendatangkan pembicara Farid Gaban dan Nancy Margaretha. <a href="http://www.facebook.com/fgaban">Mas Farid</a> merupakan seorang jurnalis dan traveler yang membuat film dokumenter <a href="http://www.zamrud-khatulistiwa.or.id/">Zamrud Khatulistiwa</a> tentang perjalannya menyusuri pelosok Indonesia selama 8 bulan dengan mengendarai motor.</p>
<p><a title="Nancy Margaretha" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pengguna:Nonesee">Mbak Nancy</a> adalah Duta Besar komunitas Backpacker <a href="http://www.couchsurfing.org/">CouchSurfing</a> untuk negara Indonesia. Mbak Nancy sering melakukan perjalanan menyusuri berbagai negara didunia, dengan bermodalkan Keterbukaan dan Kejujuran. Selama lima tahun (2005 &#8211; 2010) tidak kurang dari tiga puluh negara telah ia kunjungi.</p>
<p>Oke sekian undangan dan prolog untuk Kober kali ini. Sampai ketemu di Warung Wedangan.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://loenpia.net/blog/loenpia-ku/kopdar-bermutu-april-2011.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>BERBAGI; Proses Kreatif dalam Menulis</title>
		<link>http://loenpia.net/blog/bagi-ilmu/berbagi-proses-kreatif-dalam-menulis.html</link>
		<comments>http://loenpia.net/blog/bagi-ilmu/berbagi-proses-kreatif-dalam-menulis.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 18 Apr 2011 08:06:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ipul.ji</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bagi Ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Blogging]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://loenpia.net/blog/?p=1193</guid>
		<description><![CDATA[&#160; Setelah menulis tentang alasan kenapa saya ngeblog, saya jadi kepikiran lagi untuk menulis sekaligus membagi tips selama saya menjadi blogger. Bukan bermaksud menyombongkan diri, hanya sekedar  ingin berbagi pengalaman. Toh, ngeblog sangat banyak manfaatnya meski sekarang ini mungkin sudah banyak blogger yang membiarkan blognya dipenuhi sarang laba-laba. Selama periode tahun 2011 ini saya memang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;">&nbsp;</p>
<p><a href="http://loenpia.net/blog/wp-content/uploads/2011/04/OPINI2-berbagi-ilmu.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1299" title="OPINI2-berbagi ilmu" src="http://loenpia.net/blog/wp-content/uploads/2011/04/OPINI2-berbagi-ilmu-300x199.jpg" alt="" width="300" height="199" /></a>Setelah menulis tentang alasan <a href="../../../../../opini/kenapa-saya-ngeblog.html">kenapa saya ngeblog</a>, saya jadi kepikiran lagi untuk menulis sekaligus membagi tips selama saya menjadi blogger. Bukan bermaksud menyombongkan diri, hanya sekedar  ingin berbagi pengalaman. Toh, ngeblog sangat banyak manfaatnya meski sekarang ini mungkin sudah banyak blogger yang membiarkan blognya dipenuhi sarang laba-laba.</p>
<p>Selama periode tahun 2011 ini saya memang lagi keranjingan ngeblog, blog diupdate hampir setiap hari. Bahkan pada periode bulan Februari 2011 saya menantang diri sendiri untuk posting selama satu bulan penuh tanpa bolong. Syukur saya berhasil menaklukkan tantangan itu.</p>
<p>Kenapa saya bisa serajin itu ? Apa saya tidak pernah kehabisan ide ? Berikut adalah catatan saya :</p>
<p><strong>Rahasianya ada di passion</strong>. <em>passion</em> yang kuat untuk menulis adalah modal dari segalanya. Ketika punya <em>passion</em> yang kuat, keadaan apapun pasti akan ada saja waktu yang bisa dimanfaatkan untuk membuat postingan.</p>
<p><span id="more-1193"></span>Kemudian muncul pertanyaan, <strong>bagaimana memunculkan passion itu</strong> ? Jawabannya pasti beragam. Saya memang sudah hobi menulis dan blog adalah saluran tepat untuk hobi saya itu. Selain itu saya selalu menganggap kalau ngeblog adalah proses agar otak saya tidak berkarat. Dengan menulis saya merasa bisa memberikan rangsangan pada sel-sel otak agar selalu bekerja dan selalu segar.</p>
<p><strong>Berikutnya adalah soal ide tulisan</strong>. Ini adalah hal krusial bagi sebagian besar blogger. <strong>Banyak blogger yang berhenti menulis ketika merasa mentok pada tatanan ide</strong>. Bingung harus menulis apa dan bingung harus mulai dari mana.</p>
<p>Seperti yang pernah dibilang oleh Dewi Lestari, <strong>ide itu seperti aliran sungai yang mengalir di alam bawah sadar kita.</strong> Sungai itu tidak pernah kering, kita saja yang jarang menengoknya. Kadang kita hanya perlu waktu untuk sesekali turun ke dasar sana, menengok sungai yang terus mengalir itu dan kemudian mengambil beberapa yang kita inginkan. Sesederhana itu.</p>
<p>Metode untuk turun ke bawah dan menengok aliran sungai ide itu beragam, tergantung kita sendiri tentunya. Kadang kita juga butuh senjata khusus untuk melancarkan metode pengambilan air di sungai ide itu. Saya sendiri menggunakan beberapa tools, alat untuk menjaring ide. <strong>Sebuah buku kecil saya gunakan untuk mencatat apa saja yang sedang berkelebat di kepala</strong>.sebaris kalimat yang berisi ide yang sedang berkelebat nantinya akan saya kembangkan menjadi sebuah postingan. Jika si buku kecil tak sedang di tangan, giliran handphone yang berfungsi.</p>
<p>Banyak membaca, banyak bergaul dan banyak ngobrol ( secara langsung atau secara virtual ) dengan orang lain juga bisa jadi stimulasi yang pas untuk menjaring ide.</p>
<p><strong>Setelah ide tulisan ada, berikutnya adalah proses menulis.</strong> Saya percaya pada satu kalimat bahwa untuk menjadi seorang blogger atau penulis, <strong>mulailah menulis dari apa saja yang kamu suka</strong>. Tidak usah pedulikan tulisannya akan terkesan cemen, tidak penting atau membosankan. <strong>Intinya adalah, anda suka, anda tulis.</strong></p>
<p>Tapi, ini hanya jadi landasan saja. <strong>Setelah terbiasa menulis maka tiba saatnya kita <em>rise the bar</em></strong>, naikkan tantangan. Masak mau menulis yang cemen, tidak penting dan membosankan terus ? Minimal ada perbaikan dari cara bertutur lah. Soal tema yang diangkat, tak ada sebuah keharusan bukan ? Karena ini blog pribadi kita, ya silakan saja menulis dengan tema apa. Tema terlarang sekalipun, toh anda sendiri yang akan menanggung akibatnya.</p>
<p><strong>Pesan moralnya, mulailah dengan apa saja yang anda suka, dengan gaya apa saja yang menurut anda nyaman tapi jangan berhenti di situ. Perbaiki kualitas anda meski perlahan-lahan. </strong></p>
<p><strong>Masalah berikutnya adalah waktu</strong>. Untuk menulis dan membuat postingan setiap blogger biasanya butuh waktu yang berbeda. Saya sendiri butuh waktu yang beragam. Untuk sebuah tulisan yang panjang, dalam dan serius saya butuh sekitar satu hingga dua jam sampai tulisan saya jadi. Tapi untuk sebuah postingan yang sederhana saya cukup membutuhkan waktu 15-30 menit.</p>
<p>Tak perlu pasang standar berapa lama kita harus menulis. Rilekslah, mulailah dengan cara anda sendiri, jika sudah terbiasa segalanya akan jadi mudah.</p>
<p>Oh ya, ada satu tips lagi. Saat saya betul-betul merasa sedang tidak punya waktu yang lowong, sementara saya sedang berada dalam tuntutan-diri sendiri-untuk membuat postingan maka salah satu caranya adalah <strong>membuat esai foto atau setidaknya membuat postingan yang isinya sebagian besar adalah foto</strong>. Cukup memberi beberapa keterangan tambahan, dan jadilah sebuah postingan.</p>
<p>Terus, apa harus posting setiap hari ? Ya tentu tidak. Postinglah sesuka anda, tapi memang alangkah bagusnya kalau blog jangan sampai berdebu atau penuh sarang laba-laba. Yakinlah, ngeblog itu banyak manfaatnya koq.</p>
<p><strong><em>Jadi, kapan ngeblog lagi ?</em></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://loenpia.net/blog/bagi-ilmu/berbagi-proses-kreatif-dalam-menulis.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mari Menulis Di Media Massa</title>
		<link>http://loenpia.net/blog/berita/mari-menulis-di-media-massa.html</link>
		<comments>http://loenpia.net/blog/berita/mari-menulis-di-media-massa.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Apr 2010 14:52:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nida</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bagi Ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kopdar Bermutu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://loenpia.net/blog/berita/mari-menulis-di-media-massa.html</guid>
		<description><![CDATA[Kata Seno Gumira Ajidarma, menulis adalah cara untuk berbicara, berkata, menyapa, dan menyentuh orang lain, entah dimana. Bahwa setiap orang mampu menulis, iya. Memang betul, tapi mempunyai kemauan untuk menulis, itu yang sulit. Tema KOpdar BERmutu (KOBER) kedua, Sabtu (24/4) kemarin adalah Tips Menulis di Media Massa. Awalnya, acara ini dijadwalkan ada tiga sesi untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone" src="http://lh4.ggpht.com/_mMaYrB6STgA/S9XEq98_NcI/AAAAAAAAE38/T_SvYvVDgbI/s400/Kober_Apr2010.jpg" alt="" width="400" height="250" /></p>
<p style="text-align: left;">Kata Seno Gumira Ajidarma, menulis adalah cara untuk berbicara, berkata, menyapa, dan menyentuh orang lain, entah dimana. Bahwa setiap orang mampu menulis, iya. Memang betul, tapi mempunyai kemauan untuk menulis, itu yang sulit.</p>
<p style="text-align: left;">Tema KOpdar BERmutu (KOBER) kedua, Sabtu (24/4) kemarin adalah Tips Menulis di Media Massa. Awalnya, acara ini dijadwalkan ada tiga sesi untuk tiga pembicara yang berbeda. Berhubung dua rekan berhalangan jadi cuma menyisakan Om Sukawi yang jadi pemateri tunggal. Om Sukawi adalah salah satu sesepuh Loenpianers juga dosen Teknik Arsitektur UNDIP yang kebetulan tulisannya sering sekali dimuat di media cetak lokal maupun nasional. (kemarin juga dibawain arsip tulisannya. Tebel banget!! &#8211;”)<span id="more-775"></span></p>
<p style="text-align: left;">Kenapa mengangkat tema menulis? Tanpa disadari, blogger seperti kita juga termasuk penulis. Blogger menuliskan apa saja untuk kemudian diposting ke blog masing-masing. Tapi kebanyakan tulisan yang dibuat masih terbatas untuk konsumsi umum.</p>
<p style="text-align: left;">Om Sukawi menuturkan, awal dirinya menulis ke media pada tahun 2005, diakuinya motivasi menulis waktu itu hanya untuk menambah penghasilan. Pertama kali menulis pun dirasakannya sangat sulit. Tapi karena HARUS dan sedikit dipaksakan, tulisan itu pun jadi juga. Dan butuh waktu 5 kali bagi beliau agar tulisannya bisa dimuat di media cetak. Kuncinya adalah tidak takut gagal, menulis sesuai spesifikasi, kemauan yang keras, dan menulis dengan hati.</p>
<p style="text-align: left;">Lantas, apa kiat menembus media lainnya?</p>
<p style="text-align: left;">1. Konsisten dan fokus. (Menulis sesuai passion atau spesialisasi kita, misal kita menaruh minat dengan lingkungan, maka lebih baik tulisan kita membahas tentang kerusakan lingkungan, dsb saja).<br />
2. Konsisten mengirimkan satu tema ke satu media. (Untuk hindari pemuatan ganda).<br />
3. Tema aktual (Menyangkut kepentingan publik yang sedang in).<br />
4. Judul eye-catching.<br />
5. Membaca gaya bahasa, aturan yang dipakai oleh media cetak, dsb.<br />
6. Rajin berlatih. (Untuk memperbanyak jam terbang).<br />
7. Perbanyak perbendaharaan kosakata.<br />
8. Pengarsipan yang baik. (Tulisan yang sudah pernah atau gagal dimuat, jangan langsung dibuang. Arsip dengan baik. Karena bisa bermanfaat dikemudian hari).</p>
<p style="text-align: left;">Dimaksudkan, agar setelah ini. Loenpianers pun jadi lebih termotivasi aktif menulis di media. Agar pemikiran yang dimiliki mampu dituangkan dalam tulisan dan bermanfaat bagi khalayak umum.</p>
<p style="text-align: left;">Special Thanks to : Pak DP dan keluarga, Om Sukawi, rekan-rekan Loenpianers semua, baik yang berhalangan hadir, hadir langsung, juga via Skype (Mas Ullie – Jakarta, juga Mbak Titut dan Gita &#8211; Australia)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://loenpia.net/blog/berita/mari-menulis-di-media-massa.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

