<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Konsep Kluster dalam Pariwisata</title>
	<atom:link href="http://loenpia.net/blog/bagi-ilmu/konsep-kluster-dalam-pariwisata.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://loenpia.net/blog/bagi-ilmu/konsep-kluster-dalam-pariwisata.html</link>
	<description>Karena Loenpia Lebih Enak Dimakan Bersama!</description>
	<lastBuildDate>Mon, 14 May 2012 14:26:58 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=</generator>
	<item>
		<title>By: ipoenk</title>
		<link>http://loenpia.net/blog/bagi-ilmu/konsep-kluster-dalam-pariwisata.html/comment-page-1#comment-72388</link>
		<dc:creator>ipoenk</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Aug 2008 01:33:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://loenpia.net/blog/2006/11/26/konsep-kluster-dalam-pariwisata/#comment-72388</guid>
		<description>Blog u asyik bgt ajarin q po&#039;o caranya....!!!!!!!!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Blog u asyik bgt ajarin q po&#8217;o caranya&#8230;.!!!!!!!!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: totorz</title>
		<link>http://loenpia.net/blog/bagi-ilmu/konsep-kluster-dalam-pariwisata.html/comment-page-1#comment-59312</link>
		<dc:creator>totorz</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Mar 2008 12:00:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://loenpia.net/blog/2006/11/26/konsep-kluster-dalam-pariwisata/#comment-59312</guid>
		<description>Pembangunan pariwisata telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam pembangunan wilayah atau negara, bahkan saat ini sangat sulit membayangkan pembangunan suatu wilayah tanpa menghadirkan pariwisata didalamnya, mengingat pariwisata menghadirkan image (baik image bersifat country image, regional image ataupun product image) yang sangat diperlukan untuk mendorong tumbuhnya sektor-sektor lain. Bahkan tidak dapat dipungkiri lagi sektor pariwisata di beberapa daerah telah menjadi lokomotif pembangunan suatu wilayah. Selain itu, maraknya implementasi kebijakan pembangunan wilayah yang mengusung tema TTI (Tourism, Trade and Investment) semakin memperkuat peran pariwisata dalam pembagunan suatu wilayah. Salah satu faktor yang mendorong keadaan tersebut adalah adanya fenomena global yang positif mengenai pariwisata di seluruh dunia ini, dimana WTO (World Tourism Organization) dalam WTO’s Tourism 2020 Vision memperkirakan jumlah kunjungan wisatawan internasional di seluruh dunia akan mencapai 1 milyar pada tahun 2010 dan 1,5 milyar pada tahun 2020. Bahkan secara total, tingkat pertumbuhan wisatawan diperkiranakn mencapai 4,1 % per tahun.
itu adalah gambaran tentang pariwisata global, tinggal bagaimana, kita dapat memanfaatkan kueh yang begitu luar biasa ini, pariwisata itu tidak bisa berjalan sendiri, harus didukung semua sektor, dunia usaha dan masyarakat. semarang secara nasional sdh menjadi destinasi yang digabung dengan demak jepara dan karimunjawa menjadi satu cluster. jadi gak usah pesimis, tinggal bagaimana kiprah kita untuk memberikan kontribusi terhadap dunia pariwisata khususnya semarang</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pembangunan pariwisata telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam pembangunan wilayah atau negara, bahkan saat ini sangat sulit membayangkan pembangunan suatu wilayah tanpa menghadirkan pariwisata didalamnya, mengingat pariwisata menghadirkan image (baik image bersifat country image, regional image ataupun product image) yang sangat diperlukan untuk mendorong tumbuhnya sektor-sektor lain. Bahkan tidak dapat dipungkiri lagi sektor pariwisata di beberapa daerah telah menjadi lokomotif pembangunan suatu wilayah. Selain itu, maraknya implementasi kebijakan pembangunan wilayah yang mengusung tema TTI (Tourism, Trade and Investment) semakin memperkuat peran pariwisata dalam pembagunan suatu wilayah. Salah satu faktor yang mendorong keadaan tersebut adalah adanya fenomena global yang positif mengenai pariwisata di seluruh dunia ini, dimana WTO (World Tourism Organization) dalam WTO’s Tourism 2020 Vision memperkirakan jumlah kunjungan wisatawan internasional di seluruh dunia akan mencapai 1 milyar pada tahun 2010 dan 1,5 milyar pada tahun 2020. Bahkan secara total, tingkat pertumbuhan wisatawan diperkiranakn mencapai 4,1 % per tahun.<br />
itu adalah gambaran tentang pariwisata global, tinggal bagaimana, kita dapat memanfaatkan kueh yang begitu luar biasa ini, pariwisata itu tidak bisa berjalan sendiri, harus didukung semua sektor, dunia usaha dan masyarakat. semarang secara nasional sdh menjadi destinasi yang digabung dengan demak jepara dan karimunjawa menjadi satu cluster. jadi gak usah pesimis, tinggal bagaimana kiprah kita untuk memberikan kontribusi terhadap dunia pariwisata khususnya semarang</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: cordiaz</title>
		<link>http://loenpia.net/blog/bagi-ilmu/konsep-kluster-dalam-pariwisata.html/comment-page-1#comment-49235</link>
		<dc:creator>cordiaz</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Dec 2007 12:54:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://loenpia.net/blog/2006/11/26/konsep-kluster-dalam-pariwisata/#comment-49235</guid>
		<description>To: Wirda Fitriana Tilaar atau siapapun Anda (anonym sih), tulisan ini saya dedikasikan untuk bapak Bambang Sunaryo dari STP Sahid Surakarta. Sy kagum dengan pemikiran beliau untuk memajukan pariwisata khususkan Solo dan sekitarnya. Sayangnya pemikiran ini belum dapat diimplementasikan karena beberapa kendala. Ada baiknya Anda membantu menyelesaikan masalah dengan mengirimkan opini dan solusi. Apalagi Anda, mengaku mahasiswi Semester 3 NHI, Bandung. Alih-alih cuman menyampaikan kata-kata kasar yang justru menjatuhkan harga diri Anda sendiri.
Marah? Tentu tidak, saya terbiasa bediskusi dengan berbagai tipe dan sikap orang. Namun saya kecewa, miris, mahasiswi seperti Anda tidak punya tata krama, sopan santun. Lha trus mo dibawa kemana pariwisata indonesia, jika calon pekerja dibidang ini sikapnya seperti Anda... Ingat lho bentar lagi VIY 2008... Ayo perbaiki sikap Anda mari kita berdiskusi dan cari solusi... :&quot;&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>To: Wirda Fitriana Tilaar atau siapapun Anda (anonym sih), tulisan ini saya dedikasikan untuk bapak Bambang Sunaryo dari STP Sahid Surakarta. Sy kagum dengan pemikiran beliau untuk memajukan pariwisata khususkan Solo dan sekitarnya. Sayangnya pemikiran ini belum dapat diimplementasikan karena beberapa kendala. Ada baiknya Anda membantu menyelesaikan masalah dengan mengirimkan opini dan solusi. Apalagi Anda, mengaku mahasiswi Semester 3 NHI, Bandung. Alih-alih cuman menyampaikan kata-kata kasar yang justru menjatuhkan harga diri Anda sendiri.<br />
Marah? Tentu tidak, saya terbiasa bediskusi dengan berbagai tipe dan sikap orang. Namun saya kecewa, miris, mahasiswi seperti Anda tidak punya tata krama, sopan santun. Lha trus mo dibawa kemana pariwisata indonesia, jika calon pekerja dibidang ini sikapnya seperti Anda&#8230; Ingat lho bentar lagi VIY 2008&#8230; Ayo perbaiki sikap Anda mari kita berdiskusi dan cari solusi&#8230; :&#8221;&gt;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: yogie</title>
		<link>http://loenpia.net/blog/bagi-ilmu/konsep-kluster-dalam-pariwisata.html/comment-page-1#comment-49104</link>
		<dc:creator>yogie</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Dec 2007 03:17:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://loenpia.net/blog/2006/11/26/konsep-kluster-dalam-pariwisata/#comment-49104</guid>
		<description>@wirda : hmmm... kalo aku baca dari komentar Anda, isinya kok celaan semua ya? 
Trus saran dari Anda mana? kok gak dipaparkan sama sekali? 
Satu-satunya saran cuma tulisan : &quot;manusia yang sok tau pariwisata kayak kamu tuh diilangin sama sekali&quot;

Hmmm.. itu sih bukan saran..
ayo dong.. apa sarannya..
jangan cuma bisa nyela aja, tapi gak mampu kasih usulan.. 
jangan cuma bisa kasih opini tanpa bisa kasih saran..
apalagi kasih komentar dengan anonymous
dan jangan cuma Omong Doang :)

Ngapain juga adu ilmu? situ dukun ya?
bwahahahhahah....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@wirda : hmmm&#8230; kalo aku baca dari komentar Anda, isinya kok celaan semua ya?<br />
Trus saran dari Anda mana? kok gak dipaparkan sama sekali?<br />
Satu-satunya saran cuma tulisan : &#8220;manusia yang sok tau pariwisata kayak kamu tuh diilangin sama sekali&#8221;</p>
<p>Hmmm.. itu sih bukan saran..<br />
ayo dong.. apa sarannya..<br />
jangan cuma bisa nyela aja, tapi gak mampu kasih usulan..<br />
jangan cuma bisa kasih opini tanpa bisa kasih saran..<br />
apalagi kasih komentar dengan anonymous<br />
dan jangan cuma Omong Doang <img src='http://loenpia.net/blog/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Ngapain juga adu ilmu? situ dukun ya?<br />
bwahahahhahah&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: wirda</title>
		<link>http://loenpia.net/blog/bagi-ilmu/konsep-kluster-dalam-pariwisata.html/comment-page-1#comment-49043</link>
		<dc:creator>wirda</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Dec 2007 11:57:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://loenpia.net/blog/2006/11/26/konsep-kluster-dalam-pariwisata/#comment-49043</guid>
		<description>kamu kok sok tau banget sih mas??????
emangnya situ udah propesor pariwisata, konsep aja masih raba2, apalagi kalo disuruh implementasiin RIPPDA.
emangnya kamu tau banget kondisi fisik pariwisata Indonesia.
monyet juga bisa baca kalo daerah jawa tengah bukan ga mungkin dibikin kluster unggulan pariwista Indonesia, yang penting asal di Indonesia tuh manusia yang sok tau pariwisata kayak kamu tuh diilangin sama sekali.....
kalo marah kita adu ilmu di STP bandung saya tunggu di kantin deket jurusan manajemen kepariwisataan kalo ga tanyain aja nama saya wirda fitriana tilaar jurusan mkp program studi manajemen destinasi pariwisata semester-3 ( tinggal di asrama enhaii )no hp: 08569087843....
kita liat nanti, saya penasaran aja mau liat muka orang goblok yg bisa mempersepsikan pariwisata secara teoritis tapi isinya tai kambing semua, HHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHA..............</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kamu kok sok tau banget sih mas??????<br />
emangnya situ udah propesor pariwisata, konsep aja masih raba2, apalagi kalo disuruh implementasiin RIPPDA.<br />
emangnya kamu tau banget kondisi fisik pariwisata Indonesia.<br />
monyet juga bisa baca kalo daerah jawa tengah bukan ga mungkin dibikin kluster unggulan pariwista Indonesia, yang penting asal di Indonesia tuh manusia yang sok tau pariwisata kayak kamu tuh diilangin sama sekali&#8230;..<br />
kalo marah kita adu ilmu di STP bandung saya tunggu di kantin deket jurusan manajemen kepariwisataan kalo ga tanyain aja nama saya wirda fitriana tilaar jurusan mkp program studi manajemen destinasi pariwisata semester-3 ( tinggal di asrama enhaii )no hp: 08569087843&#8230;.<br />
kita liat nanti, saya penasaran aja mau liat muka orang goblok yg bisa mempersepsikan pariwisata secara teoritis tapi isinya tai kambing semua, HHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHA&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

