Yap,kalo kamu di semarang pada bulan2 ini pasti akan nemu di penjuru kota semarang ini sebuah atau beberapa buah spanduk yang bertuliskan “Mari sukseskan Semarang Pesona Asiaâ€..???
Loenpia sebagai salah satu wadah blogger yg domisili di semarang ttidak langsung berpangku tangan dengan hal tersebut…!!
So,kami beberapa grombolan blogger nyamperin balai kota yang di sinyalir sebagi markas panitia SPA itu..!!
Mau tehe..???
Yah,Semarang Pesona Asia adalah gelaran Acara yg di pelopori oleh Pemkot untuk men-dongkrak nama Semarang…!!!
Semarang menurutku gudangnya bangunan tribal, banyaknya tempat wisata kuliner dan tentunya adanya perkumpulan blogger -loenpia.
Semarang Pesona Asia,di harapkan bisa mendatangkan bbrp investor atau bahkan hal2 yg bisa membangun secara fundamental dari segi perekonomian masyakaratnya.
Kalo banyk orang datang ke semarang, artinya akan banyak hal2 yang bisa menjadi nilai sebuah rotasi dari sisi per-ekonomian. Misal dibutuhkannya transportasi taxi, penggunakan hotel2, tukang pijat, jual soto, jual pecel dan bahkan jual makanan khas semarang Yaitu loenpia dot net..hehhe.
Tujuan Semarang Pesona Asia: Setahu saya,maap klo salah…Semarang Pesona Asia (red-kemudian di singkat SPA). adalah sebuah acara untuk meng-angkat nilai2 yang ada di semarang. Istilahnya potensi kota yg bisa di jual ke luar (red-external). Nah,dengan itu maka di bikinlah SPA.
SPA,bisa di artikan adalah momentum kilas balik setelah bbrp tahun nama semarang bener2 udah lenyap karena banjir dan Rob.
Langkah konkrit loenpia: siang2 bolong, plus panas2an tdk membuat “Ciut nyali†anak2 blog loenpia untuk bertandang ke markas panitia SPA di balai kota. Mas Pepeng selaku provokator dan di ketuai mas cordiaz dan crew2nya. Berdiskusi tentang Misi-Visi SPA.
Loenpia yg konsisten dengan cara penulisan di blog dan internet sebagai salah satu medium yg paling mujarab, kita “berNIAT†membantu mempromosikan nama kota semarang dengan cara anak2 blog….Yaitu nulis tentang semarang.
Bentuk konkrit juga luas, misal kita mem-posting tentang bangunan kota lama, meng-ulik ke-indahan gombel saat malem atau bahkan potensi2 kuliner yg belom tergali seluruhnya…!!!
Intinya,loenpoia konsten dengan tulisan yg berkaitan dengan semarang,.khususnya untuk meng-angkat nama semarang melalui medium “Semarang Pesona Asiaâ€.
Terus,loenpia juga membuat sub-domain yg konon-nya di-khususkan untuk acara SPA ini.
Sekali lagi…..loenpia hanya bisa mbantu meng-angkat nama semarang cuman lewat media internet..yah..dengan mem-posting apa2 aja yg terdapat diseputaran semarang..!!!!
Semoga langkah loenpia yg “NOTHING†ini, Bisa menjadi “SOMETHINGâ€..!!!!!
Maap,saya udah kehabisan kosa kata….
Jadi,cukup sekian dulu….
Ocret-ocret…
tertanda
Pepeng





June 5th, 2007 at 1:51 pm
semoga SPA tidak menjadi ajang kampanye buat Pilkada Gubernur yang akan datang.
Kalau memang buat ngangkat semarang, sekalian aja buat ngangkat Semarang sebagai calon tuan ruamh SEA GAMES 2011 (bareng Jabar) setelah Singapura mengundurkan diri.
Tapi mbok kata-kata Pesona Asia diganti saja, yang lebih menunjukkan ke-Semarang-an, dari pada niru2 Truly Asia, atau Neverending Asia ….
June 5th, 2007 at 2:11 pm
buat mas topan : wah,masalah calon gubernur..loenpia tidak ikut2an ttg politik..!!!!
kita PURE bergerak hanya sebatas yg kita bisa,yaitu nulis ttg semarang…jadi,saya pribadi tdk ikut2an ttg politik praktis itu.
Pesona asia bukan pembentukan Icon seperti kota solo adan jogja yg udah ada slogannya.
SPA bener2 cuman sebuah acara aja…sebuah momentum buat meng-angkat nama semarang..!!!
mas,gabung aja di milist loenpia..!!!!
kita tunggu..!!!
June 5th, 2007 at 2:18 pm
Yesss…. logo kantorku hampir keliatan di skrinsyut.. hehehehe…..
Btw, setelah mendapatkan approval dari pemkot, mudah-mudahan rencana ini nggak cuma sekedar pepesan kosong yaa… ayo semangaattt
June 5th, 2007 at 2:20 pm
nomer TELLUUU ….
June 5th, 2007 at 2:24 pm
loh gak ik .. mayan lah .. misih big Five …
SPA .. semoga aja, acara ini bisa berjalan sukses, meski disekitarnya masih banyak pihak yang setuju dan tidak setuju…
Semoga, ini bisa menjadikan ajang koreksi diri di tahun ke depan, bahwasanya suatu ide harus dimatangkan dari segi konsepnya dan baru dijalankan, bukan trus konsep ada trus jalan gitu aja … liatlah sekitar jantung kota Semarang, yg tulisannya SPA atau slogan2 ttg Semarang masih nol besar, hanya sebuah tulisan di stiker yg dipasang DIBAWAH logo produk prshn (di tengah jalan .. Jl. Pahlawan.)
Suskes yaa .. SPA … hidupp LOENPIAA …
June 5th, 2007 at 2:25 pm
hidup semarang !lanjout…..
June 5th, 2007 at 2:43 pm
kopret ki..
wis dikandhani ojo upload gambar di hostingan!
kopret dodol!
June 5th, 2007 at 4:12 pm
Sudah.. sudah…
udah tak aplod ke potobuket…
June 5th, 2007 at 4:16 pm
foto yang kedua…keren …ATAPnya…
siappp membuat posting ttg semarang…tapi ..kasih bahan dunkkkk..secara aq ada di luar semarang ik…
semoga semarang jaya!!!…
June 5th, 2007 at 4:44 pm
Nanti Loenpia nulis tentang Semarang, gak usah ada embel-embel SPA-nya. SPA belum tentu lestari, yang lestari adalah pesona Semarang, kuliner, budaya, spot wisata, sejarah dsb…
June 6th, 2007 at 10:10 am
*nyiapin bahan postingan*
June 6th, 2007 at 3:30 pm
Saya bukan warga asli semarang, tp istri & anak lahir di semarang. Omong2 about SPA, gak yakin jg sebenernya…liat aja ditiap sudut kota, kebersihan msh spt barang langka. Tata kota yg msh amburadul, byk kepentingan yg msuk kaleee…
Dlu Simpang 5 klo minggu enak unt jln2 bareng anak istri, tp skg malah jlnnya dibuka…semua kendaraan tumplek bleeeekkk ke situ. Bukannya refreshing yg kita dpt, tp tambah pusiiing liatnya. Terus di Tugu Muda, byk pecahan botol minuman keras yg bahaya kaleee buat anak2…Tlg yg suka ndoyong jgn mecahin botolnya disitu, mbok ditelan sekalian kan lumayan drpd liat jathilan.
June 7th, 2007 at 1:51 am
*tukang rongsok
mana…mana ada botol? wah omsetku jadi bisa nambah buat makan siang, apalah itu namanya sing penting ojo podo padu ayo urip sing tentrem golek pangan dewe2 koyo aku kie lhoo meskipun cuman tukang rongsok….
June 7th, 2007 at 5:11 pm
spa, kalo dulu di FK undip singkatan dari satuan peduli aids
kesannya kok berlebihan ya, kenapa ga jadi pesona jateng dulu ?
June 8th, 2007 at 7:12 pm
hehehe… yg di FK Undip sih udah ganti, mas.. sekarang namanya SPADAN (Satuan Peduli AIDS dan Anti Napza)
June 9th, 2007 at 2:56 am
TERSERAH ! ! ! ! !
yG Penting Sekarang ini buat sayaa :
BAGAIMANA CARANYA SEMARANG TANPA REKLAME ! ! !
June 9th, 2007 at 9:25 am
Lho, jangan salah. Reklame di Semarang merupakan pemasukan utama pemkot Semarang. Kantorku pernah ditawari masang reklame di Simpang 5. Tarif termurah adalah 75 juta per tahun.
Nah, kalo ada cara untuk membuat pemasukan selain dari reklame, mungkin keinginanmu bisa terwujud. Caranya gimana? ya kita munculkan aspek-aspek lain yang ada di Semarang.. Misal : pariwisata, kuliner, pajak, investasi, dll.
Bisa?
June 9th, 2007 at 6:16 pm
utk keindahan memang sebaiknya reklame dibatasi dan disesuaikan dengan desain kot. masalahnya desain kota semarang sendiri ga jelas mo dibawa ke mana!
dulu sempet sih terjadi ribut2 soal pemasukkan dari reklame. begitu pula dari parkir…. eh sampe sekarang ngga jelas gimana juntrungnya. yah salah satu ciri pemerintah kita memang tidak pernah bisa menyelesaikan masalah
June 10th, 2007 at 2:30 pm
Secara pribadi, saya menilai program SPA saat ini lebih menjual bagi turis2 luar negeri. Karena keunggulan wisata semarang memang terletak di keanekaragaman bangunan2 kuno dan bersejarah
Untuk menjual Semarang ke turis lokal harus diakui cukup sulit, secara (kebanyakan) dari mereka bukan penikmat bangunan kuno (kecuali ada unsur mistisnya -hehehe).
Dan saya sendiri sempat bingung ketika ditanya mengenai tempat wisata di Semarang (yang berhubungan dengan pemandangan alam dan cocok untuk keluarga)…
CMIIW
June 13th, 2007 at 12:56 pm
Mas SPA kan ada kaitannya dengan Pariwisata, kok Diparta ndak kelihatan gaungnya? Mas Amatir Radio (ORARI)juga corong yg banter ada suatu event untuk Special CALL di ORARI Apa SPA Tidak bisa kerja sama dengan ORARI?
June 15th, 2007 at 2:54 pm
Semarang Pesona Asia ??????????????????????
Saya cuma bingung pesonanya itu dimana, saya pernah jalan kaki dari A. Yani ke arah simpang lima, disini saya disuguhi berbagai macam iklan yang besar dan ruwet, sepanjang jalan kondisi trotoarnya yang rusak yang pesona sangat jauh malah bisa di bilang gak ada pesonanya sama sekali. Dari A. Yani trus menyusuri jalan Pahlawan depan Pecel Mbok Sador, lagi-2 trotoarnya tambah parah, belum lagi kondisi lampu jalannya, udah dekil dan ada yang mati pula. Dari Jl. Pahlawan ke Taman KB, ke arah Menteri Supeno di sebelah Gubernuran lebih parah lagi. Sepanjang jalan berkali - kali dikagetkan dengan suara keras, ketika motor dan mobil melaju dengan kencang dan tiba - 2 kena lobang jalan yang hampir merata di mana - 2. Jam menunjukkan pukul 18.00 ketika lewat di samping RS. Kariadi pelan tapi pasti kita pasti mencium bau sampah yang menyengat dari truk sampah yang lewat, padahal di sepanjang jalan Kaligarang banyak warung makan dan banyak orang yang jajan. Itu baru sebagian dari yang bisa dilihat langsung.
Semarang itu bukan hanya kota lama, masih banyak yang harus dibenahi sebelum berani memproklamirkan bahwa kota ini punya pesona. masih banyak PR yang harus dikerjakan a.l:
1. Masalah kondisi jalan, (di Yogya, jalan kampung sekalipun banyak yang sudah dihotmix, dan mulus) bandingkan dengan Semarang Jl. Atmodirono, Hayam Wuruk, itu jalan di tengah kota, belum yang di pinggir kota.
2. Masalah ROB, masalah klasik yang selalu menemani warga kota Semarang, bagaimana mungkin Turis tertarik ? Turun dari Kapal aja Pelabuhannya sudah terendam, mau ke kota lama lewat Jl. Mpu Tantular terendam pula. Jadi Pesonanya itu dimana.
3. Bangunan lama ? apanya yang menarik, bangunan tua tidak dirawat kok mau dijual pesonanya, wong bangunan bersejarah aja mau di bongkar (Pasar Johar) koq mau jual Pesona Bangunan Tua. Mau Jual Pesona Lawang Sewu itu dijual apanya ? Bangunan tua yang cat dan kondisinya memprihatinkan koq mau di jual. Gimana sich ??????
June 15th, 2007 at 2:59 pm
Jangan sampai SPA dijadikan cara atau alat untuk menumpuk kekayaan pihak tertentu yang mendapat dana melalui proyek perbaikan kota dari APBD atas nama untuk Mensukseskan Program Semarang Pesona Asia. Waspadalah …………..
June 16th, 2007 at 8:26 am
buat mas Agus,.mas indra,mas adit..!!!
lebih seru diskusi di milist kami…..
seru banget……!!!
ide2 anda bisa di salurkan di situ..ehehhehe…
mariiiii..!!!!
June 16th, 2007 at 10:10 am
SPA?apaan tuh?terus terang saya ga begitu mengerti kenapa semarang mau dijadikan SPA.Kalo dilihat dari segi pariwisatannya aja kayaknya belum bisa dibanggakan,maksudku pengelolaannya belum begitu baik.MAJT yang menghabiskan dana milyaran rupiah,ternyata pengelolaannya belum, begitu baik,terutama di pengelolaan sampahnya,bertebaran di mana-mana,apa ga ada petugas kebersihannya ya?.
kemudian ada lagi Puri Maerokoco yang akan disulap menjadi resort,alasannya karena kena rob.itu alasan yang mengada-ada, kalau pemkot sejak dulu berniat membuat membuat miniatur jateng,mbok dipilih tempat yang bebas rob,seperti di daerah atas misalnya,khan udaranya ga begitu panas dan bisa melihat landscape semarang dari kota atas.sebaiknya bersihkan dulu rob itu,kemudian puri maerokoco dibenahi, jadi bisa mendukung SPA.
June 18th, 2007 at 10:36 am
SPA = Semarang Pariwisatanya Ancur
SPA = Semarang Parkirnya Amit - amit
SPA = Semarang Pesonanya Apa
SPA = …………..
Hayo siapa yang punya ide lainnya lagi ? Yang sesuai dengan fakta dan kenyataan di lapangan, bukan angan - angan dan lip service thok !
June 18th, 2007 at 10:57 am
to mas INDRA,Sepertinya anda picik sekali tentang semarang..!!!
kenapa sebuah keHANCURAN dan hal yg amit2 di biarkan dan tidak di angkat..!!!
SEKALI LAGI…
loenpia TIDAK IKUT dalam politik praktis ttg pilihan gubernur…BODO AMAT..!!!!
kita hanya meng-angkat hal2 yg unik,hal2 yg menarik menurut kaca mata seorang blogger..!!!
so,kalo anda tertantang JANGAN hanya komentar DENGAN EMAIL PALSU…!!!
salam
pepeng
June 18th, 2007 at 5:35 pm
hahahah kok malah di indra seakan menjelekan sebuah instansi atau sebuah kaum to akhirnya..
disini bukan sebuah komunitas yang untuk menjelekkan dan menjatuhkan, kan ga salah juga to klo keberadaan loenpia berhubungan dengan spa walau ga ada untung ruginya…memang sudah menjadi rahasia umum soal spa itu gimana..lain lagi lapangan lain lagi teori..tapi apa salahnya to klo sekedar mengangkat sebuah kota ke dunia luar sana tuk menjadi lebih baik???
heheheh..mas indra ini hanya memandang keburukan saja dan tak pernah mau peduli ma sesuatu yang punya nilai tertentu…
atau juga om indra ini bukan orang semarang ?? dan atau jugak om indra ini korban urban kota semarang yang hanya bisa melampiaskan disini yak??
June 19th, 2007 at 9:40 am
walah,,malah jadi rame disini….

June 19th, 2007 at 11:59 am
Bicara Realita koq malah pada marah, harusnya kita malah sadar ttg apa yang sedang terjadi, Adipura aja g bisa diraih koq mau bikin event SPA, bukannya gw g ngedukung SPA tp liat realita di lapangan donk !!! Agustus 2007 mau bikin SPA ? Apa gak ngaca, klo Misal menuju SPA th. 2009 mungkin masih wajar.
PKL semrawut di mana - mana, Bonbin Terbengkalai, Johar mau di bongkar, Terboyo Ancur, Pariwisatanya mau kemana, pelabuhan aja rata ama laut, polder bau dll. koq brani ngaku Pesonanya Asia ???????
Gw gak peduli masalah politik dll, gw org Smg ASLI yang cuma ingin kotaku nyaman dan tentram, so what gt loch !!!!!!!
June 19th, 2007 at 12:36 pm
SPA itu adalah idea. Idea tentang semarang yang lebih baik. Tentang semarang yang lebih teratur. Tentang Semarang yang memiliki daya tarik, tentang Semarang yang mampu menarik lebih banyak investor. Tentu saja banyak yang perlu diperbaiki. Jalan-jalan berlubang, rob yang never stop, lalu lintas semrawut, tata kota yang amburasut, peruntukan lahan yang ngawur. dlsb.
Kenapa loenpia mencoba ikut didalamnya?. Karena loenpia percaya akan idea bahwa Semarang bisa lebih baik. Semarang memiliki potensi yang begitu-begitu amat besarnya. Dari wisata alam, budaya, religi, kuliner sampai belanja . Apa yang bisa dilakukan loenpia.net? Kami menulis. Kami mencoba menulis tentang apa saja yang ada di Semarang, dari bagus sampai jeleknya. Kami cinta Semarang. and you know what they said about love? That love is knowing the deepest and darkest secret of someone/something, and It’s okay..
Okay, emang gak nyambung.. tapi silahkan lah disambung-sambungin. Terimakasih buat mas Indra, atas kritikannya. Kalo memang mas Indra orang semarang asli. Ayo.. kita mencoba berbuat untuk membuat Semarang yang lebih baik. Apapun itu namanya. Kami di Loenpia.net, baru bisa berkontribusi dengan membuat tulisan di Internet.
Silakan kunjungi, anak blog kami di http://semarangan.loenpia.net. Sebuah usaha untuk membuat Semarang menjadi lebih baik. Sedikit mungkin, tapi setidaknya we take actions..
June 19th, 2007 at 12:40 pm
Bangganya saya terhadapa semarang adalah banyak-nya orang2 seperti anda.
Coba mas Indra tinggal dikota laen, pastinya akan merasa giman2. Pastinya akan merasakan klo Semarang yg sejelek itu masih bisa dibanggakan.
Jadi dari pada mencaci, mending do it what can you do !
yuk….
Thanks dah maen ke Loenpia.
June 19th, 2007 at 1:03 pm
Semarang memang masih kotor di sana-sini. Memang mungkin parkirannya amit-amit.
Lalu? Apakah ide dan semangat yg positif gak boleh disambut. Gak boleh kah anak yg belom bisa jalan, bermimpi dan bercita-cita ingin jadi pelari.
Gak bolehkah seorang pemulung, bercita2 punya rumah mewah.
Realistis itu harus. Tapi kalo kita gak optimis, kita udah kalah perang duluan.
Salut atas comment kritis mas Indra dan yang lain. Semoga tidak cuma “comment”. Kalau cuma comment… yang udah bisa banyak mas
June 19th, 2007 at 1:19 pm
wuahh..ruameee…
buat mas indra makasih ya…atas pandanganne…heheheh…mata kita emang harus terbuka..hmmm…yang pasti kami tukang loenpia..ingin membuka mata orang luar untuk melihat keindahan Semarang…*hehhe terus terang Semarang emang masih kurang dikenal untuk dijadikan salah satu kota berlibur kan…*…kecuali yang mudik..tapi aq dah mule suka kok dengan semarang..karena temen2 cerita semarang itu indah..hehhee..
June 19th, 2007 at 1:21 pm
Cuma rindu ….
1. Nongkrong di Taman Tabanas nikmati view semarang tanpa harus makan di restonya.
2. Santai di tepi sungai Jalan di Brotojoyo Timur dengan Sungai yang bersih dan tanpa bau.
3. Nikmati sejuknya udara siang karena semilir angin yang bertiup dari air mancur Pahlawan.
4. Lewat di sepanjang Johar yang lancar dan nyaman, tanpa harus macet.
5. Bermain bola di depan Stasiun Tawang.
6. Menikmati kesejukan taman yang sekarang udah jadi hotel Siliwangi.
7. Kenangan lainnya yg gak bisa dituangkan di sini……
June 19th, 2007 at 1:28 pm
udah mas … sabar … sabar …
SPA itu mah masalahnya Pemkot Smg.
Tau gak, lha org dalam pemkot sendiri aja ada yg ga setuju kok, tapi fine-fine aja …
nah gini aja deh mas Indra, kita kan sama-sama dari Semarang….. Apa salah kalo kita ikut bantu Semarang untuk maju di sudut pandang kita sendiri dan bukan SPA loh …. ??
ahh
Kita bantu semampu kita ?? kalo kita mampu bersihin sampah di sekitar rumah, ayo kita bersihkan …
kalo mau nraktir para toekang2 loenpia … kita bakal pasrah mau diajak makan/kopdar dimana ???
oke mas Indra … MARI BENAHI SEMARANG .. (bukan SPA loh … ) tapi SEMARANGAN …..
June 19th, 2007 at 2:34 pm
adit sama indra itu marah ke siapa sih?
nah kalau marah dan ngumpat2 semarang yang berarti marahin diri sendiri..
nah ini ada yang coba mau mengangkat malah misuh2.
ini Semarangan lho… bukan SPA..
June 19th, 2007 at 7:12 pm
asiiik dah mulai rame dan panas,…..
itu yang aku mau, supaya kita semua sadar ttg apa yang terjadi di lingkungan kita, so kita jadi ngerti apa yang seharusnya kita lakukan buat semarang tercinta ini, jangan kita terbawa arus yang anget - angetan aja. Kita pertahankan kota kita sebagai kota yang aman dan nyaman buat kita. Kota kita itu indah koq, ada laut, pantai, bukit, pegunungan, makanan enak murah dan orangnya ramah ramah lagi, tapi klo kita terlena itu semua cuman jadi cerita aja.
Dadi nek ngaku wong semarang karo cinta semarang, ayo rame - rame nguri - uri kuthane dewe, ra’ peduli arep ono Adipura kek, SPA kek, terserah, sing penting pie carane gawe lingkungan omahe dewe - dewe dadi apik, OK ?
Wis yo cah, ngono wae koq dadi mbingungke lan rame……
Seneng aku, ternyata ijih akeh sing peduli karo kuthane dewe.
Forum ini ok juga lho.
June 19th, 2007 at 7:55 pm
wew mas indra udah sadar
June 20th, 2007 at 7:58 am
Aku dah sadar dari dulu koq, …
Aku cuma kasih ke kita - kita realita yang ada di lapangan, coba kalo jalan di seputar semarang perhatikan fasum dan kondisi lingkungannya, adakah pesonanya ?
June 20th, 2007 at 10:04 am
mas indra jadi moderator dipostingan ini yak?…hehhehehe…pak kamtib kalah cuap-cuap…mas indra nih oke banget…dah gabung ma loenpia?..gabung aza..ntar jadi korlap keliling semarang..hehehhe…btw..kalo rindu sama 7 poin itu…heheheh samaaa aku juga..tapi apa daya jumlah penduduk dan kebutuhan penduduk membludak..misal pasar johar..hehhe..tapi serius po ya..Johar mo di bongkar..Bulek ku ada yg jualan disana..anteng2 aza tuh..ahh semoga diperindah atau di rehab aza..jadi kangen naek ke gudang di pasar johar..trus bisa lhat seluruh toko di Johar..senangnya..walo duduk diatas karung kerupuk dan beras..
June 20th, 2007 at 10:06 am
Waw, aku ga tau ada forum dadakan disini.. Tapi aku ingatkan, disini bukan forum!! kalo mau debat kusir, di milis aja.
Yah, mungkin mas Indra kangen dengan Semarang tempo dulu, atau mas Indra menyoroti segala ke “tidak-beresan” kota Semarang. Itu wajar, karena memang kita bisanya ya cuma itu, mengharap kepada Pemerintah untuk membenahi semua yang dianggap nggak beres itu. (kondisi lingkungan, kebersihan, kerapian, dll).
Namun, kalo mas Indra nulis-nulis yang sifatnya negatif, bukan disini tempatnya mas, harusnya mas sampaikan ke Pemkot (yang bikin SPA). Kami hanya ikut mendukung program pemerintah melalui blog. Dan tentunya menanamkan kepada diri sendiri untuk mulai peduli terhadap kota Semarang.
Mas Indra katanya sudah sadar dari dulu, tapi apa tindak lanjut mas Indra terhadap Semarang? Apa cuma bisa ngomong (kritik) tajam saja? cuma nuntut saja? cuma ngasih pendapat aja?
Harusnya mas Indra jangan bertanya, apa yang Pemerintah dapat lakukan terhadap Semarang. Tapi seharusnya : Apa yang bisa SAYA lakukan terhadap Semarang??
Kami, Loenpia.Net sedang berusaha untuk melakukan sesuatu kepada Semarang. Bagaimana dengan mas Indra? masih mau ngelanjutin debat kusir yang nggak bakal kelar ini? kalo mau sekedar debat, kami hargai itu, tapi lebih baik lagi kalo mau membantu kami mengangkat kota Semarang.
June 20th, 2007 at 10:38 am
MAS INDRA…GABUNG AJA DI MILIST LOENPIA..!!!
DISKUSI SEPERTI INI BISA HANGAT LAMA DI MILIST…!!!!
kami tunggu….
June 20th, 2007 at 10:43 am
Justru dengan saling tukar rasa dan asa ini, kita semua sedang berusaha untuk memperbaiki kota kita ini, walau mungkin baru berupa gerutuan kita ttg kondisi semarang, (Hal besar bisa dimulai dengan hal - hal kecil dan kadang menyakitkan bagi beberapa pihak) akan tetapi saya yakin ini pasti ada efek buat bikin kemajuan dan kenyamanan kota kita ini. Misalnya akan keluar ide - ide bagaimana dan apa yang harus kita lakukan untuk mewujudkan Pesona Semarang itu.
Mis; ttg selokan , coba belajar ttg kampung Bulu Stalan di belakang Supermarket Ada Bulu, selokannya bersih dan lancar serta terjaga, dan bandingkan dengan selokan di tempat yang lain. Gimana klo kita jadikan hal - hal kecil yang baik jadi kebiasaan.
June 20th, 2007 at 10:53 am
mas indra,,,
gabung&berpendapat di milis ajah….
buat tret baru…
June 20th, 2007 at 10:59 am
lah ini postingan kok akhirnya jadi ajang diskusi seh, bukan hanya sebuah koment ringan..
eh ndra tau tempat donk koe orang ini..mana tempat ngobrol dan mana tempat diskusi..masuk millist sono biar rame..ini bukan tempat tuk forum rembukan..masih banyak postingan antri di blakang yang perlu di liat lagi oleh semuanya…
eh pak kamtib..mbok yah di tertibkan ..ndak tak berujung ini nantinya …
June 20th, 2007 at 11:09 am
Wah, kayaknya mas Indra nggak mau mendengarkan ya? eh membaca ding
. Sudah saya bilang dari tadi, kalo mau hanya sekedar gerutuan, kritikan, atau bahkan gunjingan, bukan disini tempatnya. Melainkan ke pemkot saja. Percuma ngomong disini, apalagi di blog.
Kami sudah menyediakan tempat untuk debat kusir seperti ini. Milis adalah tempat yang cocok, karena anda bisa berdebat atau “tukar rasa dan asa” dengan banyak orang.
Akan keluar ide? bagaimana dengan ide anda? kami sudah mengeluarkan ide untuk mengangkat Semarang, ya melalui media blog ini.. dengan menulis Semarang. Bagaimana dengan Anda? masih tetap hanya memberi contoh-contoh saja tanpa tindak lanjut? membanding-bandingkan tanpa bekerja apapun?
Sekali lagi, kalo mau ngomongin masalah ini, di milis saja, kami menerima dengan tangan terbuka orang-orang yang mau berunjuk rasa tentang Semarang. Tapi jangan disini, jangan di blog ini. Bandwidth dan keindahan blog bisa terganggu
Maklum, blog ini bayarnya patungan, bukan gratisan.
Apakah harus saya bersikap tegas?
June 20th, 2007 at 12:12 pm
wedewwww..buat mas indra yg terhormat bijaksan dan mulia.
kita sebenarnya bukan semata2 tergiur oleh selogan SPA….
kita hnya meng-angkat kota semarang dari kacamata blog. Artinya kita tulis atu menulis hal2 yg mnrut kita bisa dan punya nilai yg bagus.
Soal jalan bolong,soal rob,soal semarang yg awut2an…itu malah jadi nilai tambah buat bahan tulisan…
wel,kita juga punya space khusus buat SPA..coba liat di komentarnya Dendi. Di situ ada link ttg semarang ala loenpia.
eh,situ kenal saya ga thoo..???
mari tak traktir es borjo…sama temen2 loenpia…
siapa tahu bahasan kita bisa lebih meriah…
TAK BAYARI..hhehehehe…
tak tunggu..!!!
June 20th, 2007 at 12:40 pm
setelah mendapatkan “teguran” dari milis, maka silakan debat ini dilanjutkan lagi
Maap kalo sempet nulis komen yang kurang berkenan..
Lanjooottt…..
June 20th, 2007 at 3:52 pm
Katanya sekarang jamannya udah bebas berekspresi and ungkapin pendapat ? Apakah kalo nulis ttg yang jelek dan realita malah dapat tindakan tegas ? ? ? ?
Apakah blog ini hanya untuk menulis ttg yang bagus - bagus aja ?
Klo emang g boleh YO UWIS…..
June 20th, 2007 at 4:25 pm
peng..aq melu minum es burjo ya…eh salah Bujo aza..aq ra iso minum es ik…
mas Indra..ikut yukkk!!
June 20th, 2007 at 4:36 pm
ayukkk…tak ampiri po..????
kamu dimana..???
tembalang apa genuk..???
apa tlogosari..????
June 21st, 2007 at 1:43 am
kalo urun rembug ne , memang dah waktunya warga semarang bangkit dari kubur EH.. tidur panjangnya , dan membangun kesadaran akan kebersihan dan ketertiban tata letak kota .
makanya ayo jaga kebersihan , ketertiban , dan tepo seliro . kalo gak mulai dari diri kita sendiri mau mulai dari mana ?
June 21st, 2007 at 8:36 am
Wah mas Indra sekarang malah yang nesu…
hihihihihi…..
khan udah saya bilang kalo diskusi ini boleh dilanjutkan, tapi kalo udah kadung nesu ya udah juga wis…
June 21st, 2007 at 4:33 pm
baru liat tret eh ramenya komen ini
THINK GLOBALY ACT LOCALY..pokoknya kata-kata ini paling yahud buat segala macam komentar, gampangnya LAKUKAN APA YG KITA BISA!!
Nah kalo masalah sudah terlihat apa yg bisa kita lakukan sebagai solusi, gak perlu gede-gede lah, kalo di loenpia paling kita cuman ngangkat sejarah beberapa bangunan bersejarah di semarang, at least orang yg ngunjungin loenpia tau kalo di semarang masih ada obyek yg patut untuk dilihat
Bangunan bersejarah yg katanya udah ancur-ancuran itu kita posting sesuai kondisinya sekarang, kalo jelek ya jelek at least bisa buat pembelajaran pengunjung loenpia
Gw pikir loenpia sebagai media komunikasi ya bisa berkontribusi lewat blog saja, kecuali di loenpia ada member ahli arsitek etc yg bisa ngasih solusi, why not nanti kita posting di loenpia
Gitu lah mas indra, jadi kalo mo berkontribusi silahkan bersolusi ria bersama
soal eskopret aka kamtib ya emang kamtib itu bahasanya gitu jadi biasakanlah saja hehehe~
once again Think Globaly Act Localy!!!!!! PEACE & OUT
June 21st, 2007 at 4:58 pm
Iya,saya…!!!
tadi ada yang panggil saya..????
ada apa mas adi..????
Oalah soal Mas Indra thoo..????
ya bagus juga kok punya kritik dari luar…
tapi,bener apa yg di katakan mas adi…bener banget…!!
saya setuju banget..banget setuju..!!!!
June 22nd, 2007 at 2:49 pm
setelah liat milis baru tahu kl dah serame ini
. bagus juga ada yang ngerespon ky gini, dan kayanya dah gak ada yang mesti di tanggapin. mungkin lebih menuangkan uneg2 sebagai sesama orang semarang aja, bener kata temen2 diatas, SPA adalah sebuah ide yang mungkin suatu saat akan membuat semarang yang sama2 kita cintai ini menjadi lebih baik. mungkin juga ide ini memang ide yang terlalu fantastis, tapi kemungkinan untuk membuat semarang menjadi lebih baik itulah yg lebih penting.
buat mas Indra, kita sama2 orang semarang, sama2 kangen ma kenangan2 tentang semarang, dan karena itulah saya rasa komunitas ini ada. karena kami sayang sama semarang.
ini bukan wadah untuk menulis yang baik2 saja. kami mencoba untuk belajar menulis dengan lebih obyektif. tp yang nmnya orang belajar itu pasti masih banyak salahnya. jadi ya mohon di maklummi jk kesan yang tertangkap adalah kami cuma menulis baik2nya saja.
satu lagi yang pengen saya katakan, kita (saya, Anda, dan semua teman2 di komunitas ini) sama2 memiliki kenangan tersendiri tentang kota ini, menurut saya kan mending mengingat yang baik2 dr pd menghabiskan energi untuk mengingat yg jelek2 trus memaki dan menjelek2kan tanpa satupun tindakan konkrit.
dah itu aja komennya, buat mas pepenk sory kl kepanjangan.
kl gak nyambung ya di sambung2ing ya
June 23rd, 2007 at 11:38 am
assalaamualaikum…
wahai kota semarang tercinta..jgn cuma kepengen dapet gelar doank donk….masa baru mw jdi Semarang Pesona Asia udah ngebayangin yang besok2..mendingan bareng2 qta bangun yang sekarang yang udah qta punya….wahai gubernur semarang, bwt apa baru sekrang searang dibagun???apa karena semarang pesona asia????pikirin donk rakyatnya dulu….!!!dasar bego!!!!rakyat menderita,,orang2 atas foya2….anjing kalian!!!
July 5th, 2007 at 4:21 pm
Wahh…bgitu msk…kykna ud asyik y dsni…

SPA tu mank abstrak mnrt q…bukti konkrit jg blm bsa dliat..but this is the starting point 4 us..jd jgn cm ngejlek2in doank tp chama2 bntu make it real…k’lo qt cm bsa kritik pedes doank tu yg bkin SPA smkin kabur…coz SDA na sndri ja ud kgk dkung…
Hokokokokok….
everything is possible guys
July 10th, 2007 at 9:15 pm
July 24th, 2007 at 8:16 am
SPA TU program kampret dan sadis, banyak kaum marjinal yang jadi korban kesewenang-wenangan SATPOL PP! HAI KOMUNITAS LUMPIA, BUKA MATA LU LEBAR-LEBAR APA MANFAATNYA S P A?
July 24th, 2007 at 11:28 am
Ramai sekali komennya, asyik ada pro dan kontra.Sebagai orang luar, saya merasa sebaiknya loenpia dot net gak usah ikut-ikutan mendukung SPA! Kenapa? Karena jika Anda melakukan itu berarti Anda telah terjerumus ke dalam polemik tak berujung, lebih baik Anda melakukan hal-hal sederhana tapi bermanfaat. SPA itu menurut saya adalah program pejabat yang dipaksakan agar diikuti oleh seluruh warga Semarang. SPA indah sekali SEMARANG PESONA ASIA. Secara geografis, Semarang tu sudah indah, ada daerah bawah dan atas. Ada daerah elite dan kumuh.Jalanan mulus juga ada, yang bopeng juga banyak. Ekonominya gak tau ya.. Tapi setahuku dengan adanya SPA ini para miskin kota di Semarang hidupnya jadi tidak tenteram, mereka terancam penggusuran. Bukan hanya terancam, penggusuran sudah terjadi. Bahkan hari Minggu kemarin 22-juli-2007, saya dapat kabar bahwa SATPOL PP SEMARANG dengan arogannya mengobrak-abrik para PKL di sekitar Jl.Imam Bonjol. Ada seorang ibu-ibu tua yang lagi berada dalam gubug diusir, gubugnya diambil. Tega nian..! Terus bagaimana nasibnya gak ada yg peduli. Ada seorang ibu muda lagi jualan tendanya diambil. Bajingan tenan tuh Satpol, coba kalo berani lawan saya satu-satu. Jangan beraninya sama wong tuwo dan miskin. Tau gak dosa tuh menzalimi orang tua. Perintah atasan harus dicerna dgn betul jangan pakai dengkul kalo mikir. Dasar goblokkkk. Kamu-kamu para SATPOL ORANG MISKIN JUGA KAN! JANGAN BELAGU DONG! Semarang sudah indah walaupun belum menarik perhatian dunia, Setidaknya Semarang sudah indah dilihat oleh orang Semarang sendiri. Jangan kotori keindahan Semarang dengan perbuatan semena-mena. Kalau Semarang mau mempesona Asia lakukan hal-hal berikut :
1. Permudah perijinan
2. Lakukan hal-hal biasa yg baik, gak usah pakai
program SPA!!!!! BIKIN BOROS KEUANGAN NEGARA
DAN SWASTA. Saya tau, pasti ada segelintir pe
jabat dapat untung GUEDHHEE dari SPA.
3.LINDUNGI ORANG-ORANG MISKIN YG TERPINGGIR, JA
NGAN MALAH DIUSIR. LIHAT KALKUTA DI INDIA, BA
NYAK DIKUNJUNGI TURIS ASING DUNIA KARENA KEMIS
KINANNYA. DIMANA ADA ORANG MISKIN DAN
MENDERITA, DI SITULAH TUHAN BERADA.
4.Sikat habis para penilep uang rakyat, sebab
merekalah perusak keindahan Semarang.
5. Hilangkan segala kemunafikan dan buka topeng,
tunjukkan wajah asli! Jangan kayak kuburan,
cuma indah di permukaannya saja. Jaman
sekarang gak ada lagi yg bisa ditutupi.
Semarang banyak PSK nya, iya! banyak orang
miskin, yes . Banyak bangunan dan jualan liar,
emang, rob parah, banjir, ngamen jalanan.
Itulah pesonanya Semarang, bisa dijual ke
turis asing. Jadi gak usah mengada-adalah!
6.Bangun terus moralitas dan hati itu yg
penting!
7.JANGAN MUNAFIK!
7.JANGAN MUNAFIK!
7.JANGAN MUNAFIK!
8.HORMATI MANUSIA. BACA INI BACA INI!!!!!
July 24th, 2007 at 3:00 pm
Yes.. kayaknya postingan ini mulai panas.
Kayaknya yang diutarakan oleh Pak Bambang dan Pak Indria seperti benar.. Tapi buat saya nggak bener..
Kenapa, SPA menurut saya memang hanya slogan, slogan yang diterapkan oleh Pemerintah. Namun apakah karena Anda nggak suka dengan slogan itu maka kita harus membuat statement untuk mengajak orang lain menolak program SPA itu?
Trus sepertinya Anda mau mengatakan, untuk mensukseskan program SPA ini maka segala cara akan dilakukan, baik melalui Satpol PP dan perangkat pejabat yang lain. Menurut saya nggak masalah dengan hal itu, toh memang itu kewajibannya. Menertibkan kota!
Pasti abis ini Anda akan berujar, Penertiban boleh saja, tapi jangan kasar gitu!! Begini… bagaimana bila ada gelandangan tidur di depan rumah Anda? Orangnya udah nenek-nenek pula. Bagaimana tindakan Anda? Jangan MUNAFIK ya….
Kita mungkin hanya melihat sisi luarnya saja, tapi coba lihat kedalam. Jangan samakan dengan kota di India sana.. Masa bangga sama kemiskinan?
Trus jangan karena Satpol PP bertindak demikian, langsung menolak SPA. Lha Anda itu siapa? SPA itu bukan acaranya Satpol PP. Tapi ini acara untuk mengangkat pariwisata Semarang dan membangun potensi pariwisata Semarang.
Kalo dikit-dikit udah ditolak, lha sampe kapanpun Semarang nggak akan bisa berkembang seperti kota lainnya. Apa nunggu Semarang bikin acara seperti yang Anda harapkan? Ya bikin acara sendiri saja sana…
July 24th, 2007 at 3:03 pm
Oh iya, nambahin lagi. Penggusuran merupakan salah satu bagian dari pembangunan bukan? Seperti halnya Anda yang sudah di kantor. Mutasi Jabatan sudah biasa bukan untuk meningkatkan prestasi kantor?
Jangan terlalu ekstrim lah ngeliatnya. Coba liat dari berbagai sudut pandang, jangan cuma dari kacamata kuda.
July 25th, 2007 at 10:18 am
ass..km yogie anak SMKN 4 semarang ya
July 25th, 2007 at 10:55 am
SMKN 4? Enggak bang, saya bukan anak STM.
Saya dulu sekolah di SMU Sultan Agung 1 Semarang
July 25th, 2007 at 7:49 pm
Halo Mas Bambang dan orang-orang yang mempunyai pemikiran mengira Loenpia mendukung Semarang Pesona Asia. Saya menanggapi bagian ini saja: ===> Ramai sekali komennya, asyik ada pro dan kontra.Sebagai orang luar, saya merasa sebaiknya loenpia dot net gak usah ikut-ikutan mendukung SPA! Kenapa? Karena jika Anda melakukan itu berarti Anda telah terjerumus ke dalam polemik tak berujung, lebih baik Anda melakukan hal-hal sederhana tapi bermanfaat.
July 25th, 2007 at 7:51 pm
Tepat sekali Loenpia (blogger Semarang dan sekitarnya) sudah melakukan hal sederhana tapi bermanfaat, posting potensi wisata dan semua hal yang menarik Kota Semarang. Semarang itu kota yang indah dan berumur. Ratusan tahun lalu orang luar negeri berbagai bangsa sudah mengenalnya. Tanpa postingan bloger Loenpia, Semarang tetap akan terkenal. Blogger Loenpia hanya meluangkan sedikit waktu dan kemampuan yang dimiliki untuk lebih mengangkat Semarang di dunia maya. Moment SPA, baik digunakan untuk lebih memperkenalkan potensi keindahan, wisata dan hal menarik Kota Semarang. Media dunia maya digunakan, karena praktis dan mencakup wilayan pembaca yang luas. Untuk menghasilkan tulisan posting yang baik diperlukan sumber informasi yang akurat. Kunjungan ke panitia SPA, adalah sebagai usaha untuk menghasilkan penulisan posting berimbang tentang potensi keindahan wisata dan hal menarik lainnya. Semoga pembaca memahami dan dapat menikmati postingan yang telah blogger loenpia hasilkan dengan usaha yang keras ini. Amien.
July 26th, 2007 at 3:08 pm
Saya mendukung penggusuran. Knapa? Coba mas Bambang atau yg lain beri alternatif lain, yang efek yang manjur untuk membersihkan kekumuhan. Untuk tahap awal, penggusuran adalah cara yg mudah dan cepat.
Saya memahami empati anda dengan nenek2 tua.
Tapi apakah semua yg digusur nenek2 tua? Lalu, apakah sebuah wilayah tidak boleh dibersihkan karena 1-2 orang, yang mengalahkan kepentingan khalayak banyak?
Saya pernah tinggal di India, percayalah tidak ada 1 orang turis pun yang menyenangi kemiskinan dan kekumuhan Mumbai, Calcutta ataupun Gowa. Mereka datang untuk kebudayaannya, yang eksotis, untuk kamasutranya, untuk kuil2 hindu nya dan untuk kekayaan keseniannya.
Satu lagi, lihatlah kontribusi loenpia dalam SPA, sebatas mempromosikan tempat2 wisata di Semarang via web, dalam bahasa dan gaya blogger? Apakah itu sama sadisnya dengan penggusuran? Ya silahkan anda putuskan sendiri.
Cheers.
July 26th, 2007 at 3:11 pm
Anggota ORARI Semarang sebenarnya melihat juga ada potensi untuk mengangkat even SPA ke kalangan Amatir Radio se-Indonsia; dalam bentuk Kontes Amatir Radio - Semarang Pesona Asia Sprint Contest 2007 di band 80m, namun dengan pertimbangan tertentu, kami angkat dengan upaya swakelola menjadi Lawang Sewu Sprint Contest pada 25/26 Agustus nanti. Eh alih-alih juga mempromosikan another icon dari Semarang! Bravo Semarang!
July 27th, 2007 at 9:55 am
Wuah..SUkses buat acara Orari nya….
mari kita angkat semarang …
July 29th, 2007 at 12:26 pm
Numpang lewat, saya mau isi buku tamu semarang go.id tapi ndak bisa, jadi saya uneg2 di sini saja ya, siapa tau dibaca sama boss2 di pemkot semarang. Sori ya mas2 dan mbak loenpia, sekali lagi saya hanya numpang kata2 maklum saya rakyat kecil jadi ya nggak punya harta dan tata krama.
Begini pak dan bu pemkot, saya ucapkan slamet atas perhelatan besar SEMARANG PESONA ASIA.Dengan adanya acara besar ini Semarang jadi makin bersih dan sedap dipandang mata. Di jalan-jalan, utamanya jalan-jalan protokol sudah bersih dari PKL.Memang para PKL ini adalah sumber kesemrawutan kota, lebih baik para PKL ini kita basmi sampai ke akar-akarnya jangan biarkan mereka hidup! Biar apa kata orang, yang penting kita pakai jalan pintas saja gusur dan sikat habis, kita nggak usah peduli dengan nasib mereka mau sengsara kek, mau mati kek yang penting tujuan kita tercapai! Semarang jadi indah dan mempesona! Marilah kita lestarikan budaya main gusur, sebab itu cara yang paling gampang dan mudah. Rakyat kecil itu adalah sumber dari segala sumber keburukan kota jadi musnahkan saja. Nggak apa-apa satu dua orang kita korbankan saja, yang penting urusan cepat beres! Oke!
Oya boss, saya dapat kabar pada acara besar kita nanti(SPA) kita akan kedatangan tamu2 penting dari : AS, RUSIA, JERMAN, PERANCIS, BELANDA, JEPANG, RRC, KANADA, ITALIA DAN TURKI. Mereka sudah memastikan mau menggelar dagangan di Simpang Lima, jadi tolong disiapin boss tempatnya. Tempatya harus serba lux lho, ganti rumput simpang 5 dengan rumput palsu yang ijo royo-royo. Sebab mereka pengen langsung bal-balan di simpang 5 sehabis jualan. Pesan saya, perhatikan betul tamu2 asing tsb. jangan sampai mereka melihat hal2 buruk di semarang. Jika ada lalat nempel di jidat mereka, langsung tonjok saja nggak apa2, yang penting lalatnya mati. Jika ada lalat lagi yang nempel di hidung itu warga asing, semprot saja paka baygon! Yang penting lalatnya mati. Ajak juga tamu kita ke SITI WALEK dekat polder tawang, dijamin mereka akan suka dengan aroma wangi dari polder tawang, terima kasih buwat warga semarang yg telah nyumbang aneka parfum ke polder, omong2 tamu kita yg dari perancis suka lho dengan wangi2an.
Oya wisata hantu juga oke punya lho, suruh mereka masuk ke lawang sewu, biarkan mereka berkeliaran di pojok2 lawang sewu, jika mereka protes, tempat wisata kok jelek amat, kotor amburadul, awut2an,WC BERANTAKAN, katakan pada mereka, lawang sewu adalah favorit hantu, jadi kalau dibikin bersih hantunya nanti pada minggat. Pokoknya jika ada pertanyaan aneh2, jawab saja sekenanya yang penting proyek SEMARANG PESONA ASIA kelar, dapat duit, bagi2 beres…
Mau mengingatkan saja, apa kabar mina rejomulyo? beayanya besar lho boss, kok nggak laku? bekas tinjomoyo? bonbin baru, nasib hewannya?
August 2nd, 2007 at 1:59 pm
[...] sekarang bukan hanya pro2-an dan kontra2-an lah, apalagi programnya udah fix, pasti dilaksanakan, mau [...]
August 2nd, 2007 at 9:06 pm
HArusnya yang nama pprotes tuh ngasih solusi, jangan mung protes. Bayangkan ke pasar Johar.. kalau gak pernah kesana serem,kadang becek bakulnya kalau barangnya ditawar ngamuk (muni muni),padet simpangan orang dg orang ja syusyah apalagi mau nyelip..huh.TApi kalau mau dibenahi PROTES. Trus Semarang Pesona Asia ( biarpun saya orangnya culun hehe ) tapi bagus to ide SPA nya itu. PErkara sucses apa tidak yang penting usaha. buktinya denga adanya SPA semua di rehab, perkara promosi pilkada kek, pemilihan gubernur kek, lurah kek ya biarin aja to yang penting program bagus di ukung gitu lho. kalau gak setuju tuh kasih dong solusinya. Orang2 pinter senengnya ngomong doang.
August 4th, 2007 at 12:57 pm
SUKSESKAN SPA AGAR SEMARANG TERKENAL MPE ASIA BAHKAN BILA PERLU MPE DUNIA….HEHEHEHE
:
August 7th, 2007 at 9:49 am
Kemiskinan Kota
narasi kemiskinan
NARASI 1
Jakarta dibangun dari investasi, hutang internasional dan penggusuran terhadap pemukiman, alat dan tempat usaha rakyat.
NARASI 2
Politik pembangunan orde baru dijalankan dengan pelanggaran HAM. Selama 30 tahun, rakyat tidak dilibatkan dalam perencanaan kota, dikorbankan untuk pembangunan, dipecah-belah, dikriminalkan, dilemahkan secara sistematis lewat politik keamanan dan penertiban.
NARASI 3
Pemerintahan kota Jakarta bahkan mengeluarkan Peraturan Daerah No. 11 tahun 1988 yang menghancurkan produktifitas dan kreatifitas rakyat. Penggusuran terhadap kaki lima, becak, pedagang asongan dan pengamen dilakukan terus-menerus baik lewat teror maupun kekerasan.
NARASI 4
Kemiskinan adalah tertutupnya akses rakyat terhadap kebijakan-kebijakan politik-ekonomi, budaya dan berbagai peraturan perundang-undangan yang berkait langsung dengan harkat hidup rakyat. Mereka yang tinggal di bantaran kali maupun bantaran rel kereta api. Mereka yang berusaha di sektor informal. Mereka yang tidak memiliki KTP Jakarta, atau dipersulit untuk mendapatkan KTP. Kampung mereka dianggap ilegal, tidak diakui. Mereka yang disingkirkan dari fasilitas maupun program-program pemerintahan kota. Kemiskinan adalah hilangnya komitmen dan kehidupan bersama untuk memenuhi kebutuhan dasar kehidupan rakyat atas pemukiman, pekerjaan, pendidikan, rasa aman, kesehatan, identitas, harga diri dan kehidupan yang bermakna.
NARASI 5
Rakyat bergerak mencari nafkah dan tempat bermukim yang sesuai dengan kemampuan mereka untuk bekerja mencari nafkah. Gerakan semut yang mencari sumber-sumber gula seperti ini, seharusnya diterima sebagai kenyataan sosial yang tak terelakkan. Tata kota dan segenap peraturan kota mesti tunduk terhadap kenyataan ini. Setiap pemerintahan kota melakukan koordinasi untuk memfasilitasinya, bukan mengusir atau menggusur mereka.
NARASI 6
Setiap orang tumbuh, bekerja, membangun rumah dan keluarganya. Alat usaha dan tempat bermukim menjadi dasar utama untuk proses sosial seperti ini. Rakyat dan pemerintah bertemu dalam persoalan dasar seperti ini, bukan sebaliknya. Seluruh dasar negara hancur kalau dasar-dasar kehidupan rakyat seperti ini tidak pernah mendapat perhatian.
NARASI 7
Informalitas rakyat adalah ribuan jalan-jalan kecil yang membuat mata rantai, rajutan gelang karet yang lentur saling berkait satu sama lainnya antara kaki lima, warung nasi, MCK, sewa rumah, becak, pasar, juga mata rantai yang terus menjalin hubungan antara kota dan desa. Perimbangan antara ekonomi makro-mikro, dan antara globalisasi dengan kekuatan lokal.
NARASI 8
Reformasi dan lahirnya pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Megawati tidak membawa perubahan untuk rakyat. Penggusuran dan penggarukan terus berlangsung.
NARASI 9
Dana pengawasan/ penertiban (penggusuran tempat tinggal dan tempat usaha rakyat dalam APBD DKI 2001, dianggarkan sebesar Rp. 102,4 Milyar - apbd dki 2001)
NARASI 10
Ilegalitas, penggusuran yang sistematis dan tidak tertatanya sektor informal di kota besar seperti Jakarta, adalah sejarah kegagalan tata kota dalam mengadopsi atau “mempribumikan” perekonomian rakyat. Kegagalan ini terus dipaksakan oleh sekian gubernur yang memerintah Jakarta. Setiap gubernur seperti tertantang untuk menertibkan sektor informal dalam arti “menghabiskan” mereka dan bukan “menatanya”.
NARASI 11
Rakyat berduka, Jakarta berduka, korban perjatuhan dari rakyat yang digusur, ribuan orang yang kehilangan mata pencarian mereka. Penggusuran yang hanya menghasilkan jerami kering untuk api yang bisa dipakai membakar apa saja. Penyingkiran terhadap rakyat kecil adalah virus di dalam sejarah — di dalam pikiran siapapun yang gagal melihat manusia dan kebersamaan.
NARASI 12
MALAPETAKA CITY WITHOUT SLUM
Bank Dunia dan PBB tahun 2001, memiliki program yang mereka sebut: CITY WITHOUT SLUM (KOTA TANPA PEMUKIMAN KUMUH). Globalisasi keuangan mengalir lewat program ini. Pada sisi lain, hampir seluruh gubernur yang pernah memerintah, terutama kota besak seperti Jakarta, hampir selalu menggunakan pendekatan militeristik dalam mengatasi pemukiman kumuh di Jakarta (termasuk yang dilakukan gubernur Sutiyoso sekarang ini).
Program City Without Slum dengan pemerintahan kota yang selalu bernafsu melakukan perang terhadap rakyat miskin, dan mengkriminalkan rakyat miskin lewat Perda 11, adalah malapetaka, merusak habitat rakyat.
August 8th, 2007 at 11:34 am
@marijan : Hmm… narasi yang panjang dan banyak.. sampe capek bacanya.. heheheh…
Btw, itu fakta atau sekedar opini saja?
Kalo benar itu fakta, ayo lakukan sesuatu. Tidak hanya diam dan bicara saja…
Kalo itu sekedar opini, maka saatnya untuk bekerja, karena anda sudah bicara..
Loenpia.Net mendukung SPA karena kami selain suka bicara tapi juga suka bekerja.
August 13th, 2007 at 9:39 pm
SPA???
memang program yang bagus…
sejujurnya,saya sangat mendukung program ini,tapi bukan berarti harus merugikan kaum marginal..
saling menguntungkan aj lah…
mereka(kaum marginal-red) digusur, tapi dikasi tempat ganti bwt mereka nglakuin kegiatan ekonomi…
begitu kan enak,,untung pemkot-nya, untung rakyatnya….
nggih pun,,,pareng….
August 16th, 2007 at 2:14 pm
dipenghujung 90-an pantai tanjung mas demikian elok dan mengesankan, thd begitu familiar dan menyenangkan maerokoco begitu menakjubkan keliling jateng tanpa harus naik bus dulu robpun hanya didaerah pelabuhan sehingga waktu sd aku jalan-jalan bisa sambil nangkepin ikan, 31 tahun berdiam tanpa ada celah melupa aku tetap nyenyak disini, semarangku…….
aku rindu desiran sejukmu
dulu, sekarang dan nanti….
tak banyak gemuruh,
hujanpun bagai jutaan embun,
banjirpun tak mesti setahun,
ramahmu, arahmu masih kupahami sampai kini
August 16th, 2007 at 3:30 pm
MAKAN TU SPA !!!!!!!!!!!!!!!!!!
DIKANDANI DO RA’ PERCOYO, SPA HASILE OPO ? TURIS’E ENDI ? HOMESTAY… BORO - 2, UNDANGAN PEMBUKAAN WAE PODO RA’ TEKO.
DUIT HASIL DODOL UNDANGAN PIE ? MLAYU NANG NDI ?
SPA KUWI MUNG ALAT NGGO NGGOLEK DUIT “ORANG-ORANG” TERTENTU. JAMAN MELEK PENDIDIKAN DIAPUSI PEMERINTAH KOQ IJIK PODO MANUT !!!
August 17th, 2007 at 9:39 am
@YOYOK : walah walah.. berapi-api gitu… Emang dirimu kemaren bilang apa? sampe katanya pada nggak percaya?
hehehehe….
MERDEKA!!!
August 17th, 2007 at 10:29 am
tendang YOYOK ke simpang5..nyohhhh…!!!
untuk yoyok kok malah mengingatkan loenpia deh sepertinya?? mang anak2 loenpia ini salah dengan kontribusinya lewat internet dengan SPA??
eh yoyok ini orang mana seh? klo luar semarang gpp, tapi klo mang bener asli orang semarang, berarti sungguh kau tak punya otak alias seperti kebo, yang tak pernah isa berpikir dan tak pernah menggunakan otak loe, dengan asal pentung ajah ma anak2 loenpia dengan komentnya diatas.
dan buat mas yoyok, yang sok bener dan sok tau dengan SPA dan Loenpia…mohon cermati dulu awal mula berkoment…
August 17th, 2007 at 5:19 pm
kita gak dukung SPA kok kita dukung semarang, kalo memang mau membuat perubahan di semarang mari kita berkontribusi yg positif buat semarang, mudah-mudahan situ sudah ada kontribusi juga buat semarang
August 19th, 2007 at 9:35 am
akhirnya doa orang2 miskin dikabulkan, SPA GAGAL TOTAL! tapi walaupun gagal SPA telah memberi rejeki bagi orang-orang tertentu yg ketiban proyek ini.SPA PROYEK ANEH YG BIKIN ORANG-ORANG MISKIN SENGSARA.Mari kita cintai,rawat dan dukung kota semarang dengan tanpa embwl2 spa.
August 19th, 2007 at 11:48 am
omdo… omdo… omdo…
memang, sampe kapanpun komentator itu pinter2
hehehe…
ora MERDEKAAAA !!!!!
August 19th, 2007 at 4:32 pm
KOK LAGU-LAGU MARJINAL TEKS,LIRIK DAN CORD GITARNYA TIDAK DI TAMPILKAN SIH, AND KAPAN MARJINAL MEMBUAT LAGU TENTANG ORANG-ORANG YANG HIDUPNYA SEMAKIN MERAJALELA
August 20th, 2007 at 5:02 pm
HIDUP PKL !!!!!!
SPA BIKIN KELUARGAKU GAK BISA MAKAN DENGAN NORMAL, BUAT KALIAN YANG NGEDUKUNG SPA PALING YA ORANG - ORANG YANG TAK PERNAH PIKIR ORANG KECIL, KUMUH DAN DEKIL SEPERTI KAMI……..
AKU KERJA HALAL BUKAN KORUPSI MALAH DIGUSUR !!!!!
[--edited--]
jaga mulutnya mas, anda bicara di depan publik
August 21st, 2007 at 2:14 pm
daripada penuh dengan pisuhan dan hujatan, lebih baik postingan tentang SPA DI H A P U S SAJA! HAPUS SEMUA SEKALIAN DENGAN KOMEN2NYA. BIKIN MUAK..TOH SPA SUDAH BERLALU DAN MENYISAKAN KEGETIRAN BAGI SEMUA…………
August 21st, 2007 at 4:08 pm
ah gpp kok tetep diposting..hujatan itu bagian dr pembelajaran, kalo gak belajar kapan majunya
Loenpia kayaknya juga ok ok aja sama hujatan kecuali si kamtib ama pentungannya hehehehe~
August 25th, 2007 at 10:09 am
kalo tak sekarang memang kapan lagi
tahun besokpun mesti persiapan lebih mateng gandeng semua eo disemarang biar mereka reme-rame semarakkan acara dengan clientnya masing masing
August 30th, 2007 at 11:53 am
i love semarang

October 3rd, 2007 at 12:59 pm
sebenarnya yang munafik itu siapa sih? kita semua yang nulis disi kan ya cuman ngomong doang.. jangan mudah terprofokasi ah!. kita semua ini korban. korban dari perencanaan yang tidak matang. sudahlah jangan di perpanjang lagi, kita teriak-teriak disini itu apa ya didengar
sekali lagi semua yang nulis disini itu cuman bisa omong tok. setelah ini kita mau berbuat apa?
nah bingung kan.
October 8th, 2007 at 10:56 am
@didut2darno saya setuju dengan satu kata dalam komen anda “pemBELAJARan”, dan itu kelihatannya juga harus dipahami oleh semua yg komen dsni dengan pola pikir masing2.
kritik dg macem2 bentuknya (hujatan,makian,tuduhan dll)tidak pernah bersifat membangun. membangun ato tidaknya sebuah kritik tergantung berjiwa besar ga orang yang menerima kritik itu. Jadi kalo dalam postingan ini saling “kritik” tapi ada yang tersinggung berarti orang trsebut berjiwa kerdil, dan yakin dia orang yang stagnan tidak maju, ndeso, katro&jgn ngaku intelek,oke!!! –meski orang katro&ndeso ada yang beruntung&maju, contoh TUKUL wong semarang jg.
Tentang SPA, aku SETUJU SEKALI harus didukung dengan sepenuh hati oleh semua orang yang ngaku wong semarang. untuk mewujudkan itu memang ada pengorbanan dari orang2 kecil yang tergusur karena tidak tertib. kalo tertib tidak akn digusur tho?dg adanya penertiban itu pelan tp pasti asal didukung semua wong semarang, pasti semarang akan better, better and better.jd kalo ada yg ngaku wong semarang tp ga setuju SPA yg mmg tujuannya baik-meski ‘BELUM’ sukses-tp udah misuh2 n negatif, hidupmu bakal sengsara fren krn sll bpikir negatif u/ hal yang bertujuan baik,yg baru mau dcoba.
untuk LOENPIA.net kalo memang udah ada akses/kontak ke panitia SPA, buat dong laporan bulanan,kwartal ato semester yang isinya summary usulan,kritik dll dari temen2 yg komen ato posting di blog ini, so masukin&diskusi dg panitia SPA.sapa tau mrk menghargai usulannya.
oke maju terus SPA, maju terus LOENPIA
Tks
Semarang adl sebuah janji u/ selalu kembali
October 8th, 2007 at 11:30 am
@didut2darno saya setuju sekali dengan satu kata di komen anda “pemBELAJARan” yang harus dipahami oleh semua blogger yang posting dsni dengan pola pikir masing2.
Kritik dg macem2 bentuknya (makian, hujatan, tudingan dll) tidak pernah membangun. membangun ato tidaknya sebuah kritik ditentukan oleh berjiwa besar ato tidak orang yang menerima kritik. jadi kalo di forum ini banyak yang emosi&tersinggung karena dikritik berarti dia orang yang berjiwa kerdil. yakinlah fren orang spt itu pasti orang yang stagnan, ga maju, ndeso, katro & jgn ngaku intelek.–meski yang ndeso&katro ada yang beruntung & maju, kayak TUKUL wong semarang juga.
Tentang SPA saya setuju sekali, dan itu harus didukung dg sepenuh hati oleh orang yang ngaku wong semarang. setiap kemajuan pasti ada konsekuensi. misalnya digusurnya orang2 kecil/PKL yang ga tertib. kalo tertib kan ga dgusur tho, bener ga?dg penertiban yang penuh komitmen dan didukung oleh semua wong semarang, yakin semarang pasti better, better and better.
Untuk yang ngaku wong semarang yang under estimate terhadap program SPA ini, apalagi negatif, hidupmu bakal susah fren. anda mungkin kronis dalam memandang sesuatu hal yang baru mau dcoba dengan negatif thinking. coba bayangkan gmn jadinya kalo dunia isinya semua orang seperti itu.
Usulan untuk LOENPIA.net kalo memang pnya akses/kontak dengan panitia SPA, buat laporan dong bulanan, kwartal ato semester yang isinya summary keluhan, usulan, kritik dan saran2 dari loenpia mania yg udah masuk di blog ini. so masukin and discuss sama panitia SPA. sapa tau usulan dihargai.
maju terus SPA, maju terus LOENPIA
tks
SEMARANG adl sebuah janji untuk selalu kembali
November 27th, 2007 at 8:47 pm
HARAPAN QOe wat SPA c g tlalu muluk2, yang pnting SEMARANG akan terkenal n jauh lebih maju ketimbang sbelum SSPA, key?
he,,hee..
March 14th, 2008 at 5:56 pm
May 14th, 2008 at 3:54 pm
Ngomong opo yo ?