29 May 2007

Laporan Pelatihan Blog di Udinus

16 Komentar

Pada hari Sabtu tanggal 26 Mei 2007 kemarin berlangsung pelatihan blog di Universitas Dian Nuswantoro (Udinus). Loenpia yang didaulat untuk menjadi pembicara sekaligus trainer dalam pelatihan kali ini mengirimkan lima orang anggotanya, yaitu Fany, Dendi, Didut, Jiban, dan Satria.

Pelatihan yang bertajuk “NgeBlog ala Beswan” ini diadakan dari Djarum (dananya), oleh Loenpia (trainernya), dan untuk 36 orang Beswan Djarum RSO Semarang (pesertanya) minus empat orang Beswan dari UKSW yang berhalangan hadir karena menghadiri acara dies fakultas masing-masing. Konon, beswan adalah sebutan untuk beasiswawan alias penerima beasiswa. Jadi, seluruh peserta pelatihan kali ini adalah mahasiswa penerima beasiswa dari Djarum.

Keseluruhan pelatihan berjalan dengan baik. Para beswan terlihat cukup antusias mengikuti pelatihan setelah dijelaskan tentang keunggulan teknologi blog sebagai sebuah web pribadi yang dinamis dan manfaat-manfaat dari nge-blog itu sendiri. Para beswan mendapatkan pelatihan mulai dari membuat account Blogger/Wordpress, belajar membuat postingan tulisan dan gambar, bertukar link dengan blogger lain, menambahkan shoutbox, sampai “memasarkan” blog mereka melalui link yang ditambahkan sebagai signatur email mereka.

Kendala yang cukup berarti datang dari koneksi internet di Udinus yang pada awalnya sangat lambat, sehingga para beswan yang semula masing-masing mendapatkan satu komputer untuk training terpaksa harus berkelompok sekitar lima orang per komputer agar beban koneksi dapat berkurang. Baca Selengkapnya »

24 May 2007

Gereja Blenduk

13 Komentar

Gereja Blenduk merupakan salah satu obyek wisata yang paling menarik untuk dilihat di Kota Lama, Semarang . Bangunan ini menarik untuk dilihat karena masih sangat terawat dan masih aktif dipergunakan untuk Gereja GPIB Immanuel selain memang gereja ini adalah gereja kristen tertua di Jawa Tengah.

Gereja Blenduk

Gereja ini dinamakan Blenduk karena mempunyai kubah besar diatasnya. Kubah dalam bahasa Jawa adalah blenduk. Gereja Blenduk dibangun sekitar tahun 1753 dan pada awal berdirinya digunakan sebagai tempat ibadah orang-orang Belanda. Arsitek Gereja Blenduk adalah HPA DE WILDE dan W WESTMAS. Gereja Blenduk sempat di perbaiki pada tahun 1756, 1787 dan 1794. Perombakan pada tahun 1894 membuat bentuk bangunan seperti sekarang ini. Didalam gereja ini masih dapat ditemukan orgel barok yang saya pikir hanya terdapat di beberapa gereja tua di Indonesia dan jumlahnya tidak banyak.
Untuk mencapai Gereja Blenduk cukup mudah. Bila anda tidak tahu Kota Semarang, anda dapat menggunakan angkutan umum (angkot) no C10 Jurusan Banyumanik-Johar. Angkot ini bisa dinaiki dari Terminal Banyumanik di kota atas atau sepanjang jalan-jalan / titik berikut: Tembalang-Ngesrep-Jatingaleh-Kaliwiru-Java Mall-Bangkong-Mataram. Cukup mudah untuk menemukan Gereja Blenduk karena angkot no 10 ini akan melewatinya sebelum sampai di Pasar Johar.
Selamat menikmati keindahan Kota Lama Semarang

Sumber postingan dari Wiki dan situs Pemerintah Kota Semarang.

22 May 2007

Dhana berkata…

12 Komentar

lum lama aku mengenal komunitas bloger semarang yang bernama loenpia ini , ya kira kira hampir 2 bulan an ini lah,. Sebenernya aku tertarik soalnya di komunitas nie , gak cuman sekedar komunitas dunia maya yang cuman daftar daftar aja , kmudian orangnya mbuh kemana.. setelah aku gabung di milis loenpia skitar 3 minggu ini ternyata di milis tukang loenpia ntu orang orangya

1. narsis

2. ngocol

3. galak ( terutama ma plagiat )

4. haus akan apel ( bagi yg jeruk ) Baca Selengkapnya »

14 May 2007

Online Bookmark

14 Komentar

Internet adalah sumber informasi yang sangat luas. Kita bisa mendapatkan berbagai macam informasi dari internet. Mulai dari resep masakan, tutorial bahasa-bahasa pemrograman, sampai karya ilmiah.

Begitu besarnya dan banyaknya informasi di Internet, sulit bagi kita untuk mengingat alamat dari informasi-informasi penting yang pernah kita dapatkan di Internet. Misalkan saja alamat website untuk sebuah artikel seperti ini:

http://www.smashingmagazine.com/2007/01/26/tutorials-round-up-ajax-css-javascript-php-mysql-and-more/

Solusinya adalah dengan menggunakan fasilitas bookmarking yang tersedia pada masing-masing browser. Pada browser Firefox dan Opera, untuk mem-bookmark suatu halaman web kita menekan Ctrl+D (tombol Ctrl dan D secara bersamaan). Pengaturan bookmarks dapat dilakukan dengan menuju ke menu Bookmarks > Organize Bookmarks (untuk lebih lengkapnya silakan ke sini). Tentu saja solusi ini efektif untuk pengguna internet yang mengakses internet hanya dari satu komputer saja. Lalu bagaimana dengan pengguna internet yang hanya bisa mengakses dari warnet?

Jawabannya adalah, dengan menggunakan layanan online bookmarking. Baca Selengkapnya »

14 May 2007

Semarang Internet eXchange (SIX), Mungkinkah??

10 Komentar

Bagi masyarakat Semarang dan sekitarnya pasti udah merasakan, bagaimana lambatnya koneksi dan mahalnya tarif internet di kota Semarang. Apalagi ditambah dengan minimnya konten lokal yang bisa diakses langsung dari Semarang, yang akhirnya sebagian dari kita mau nggak mau memanfaatkan konten yang berada di luar negeri.

Apa sih yang mendasari hal itu? Kenapa proyek e-goverment yang sempat digaungkan itu nggak bisa jalan? Kenapa situs-situs pemerintahan di Semarang bentuknya membosankan? Kenapa konten lokal tidak berkembang selayaknya di luar negeri? Kenapa e-learning juga tidak dapat menjadi solusi alternatif bagi mahasiswa? dan kenapa kenapa yang lain?

Saya rasa sih ini ada hubungannya dengan kondisi internet. Seperti yang udah saya bilang di awal tadi, fasilitas dan koneksi internet yang tersedia sekarang sungguh jauh dari kata layak. Mungkin bagi beberapa orang tidak merasakan, tapi bagi beberapa orang yang lain, yang hanya mengandalkan warnet untuk berinternet, yang hanya mengandalkan uang saku seminggu untuk main ke warnet.. Semua itu dirasa sangat memberatkan.

Sepertinya ISP-ISP di Semarang harus mencontoh Jogja dengan proyek “Jogja Internet eXchage” (JIX) yang diresmikan oleh Sri Sultan pada 2 Februari 2006 yang lalu. Dimana di Jogja itu, ISP yang ada saling bergabung dan bersatu untuk membuat sebuah Internet eXchange, di manage secara bersama-sama oleh SDM masing-masing ISP, dan menaruh node di kampus UII.

Dengan begitu, Jogja bisa dikatakan mempunyai backbone sendiri untuk memfasilitasi kebutuhan internet bagi warganya. E-Goverment, E-Learning, dan E-Banking akan bisa berjalan lebih baik, konten lokal akan lebih berkembang pesat karena bisa jadi user akan lebih suka dengan informasi atau suatu media yang bersifat kedaerahan dan bisa diakses dengan lebih cepat. Misal : e-mail, news, search engine, dll.

Kenapa dikatakan bisa lebih cepat diakses? Karena apabila ada user yang ingin mengakses situs lokal, maka dia nggak perlu ke jakarta dulu untuk mencapai IIX baru ke situs yang diinginkan, namun cukup melalui JIX dan dia akan tersambung ke situs lokal tersebut. Lebih cepat khan? Setidaknya itu yang dikatakan oleh UII di situsnya.

Bagaimana Dengan Semarang?

Ya, entah apakah ini sudah terpikirkan oleh Pemerintah atau Petinggi ISP yang ada di Semarang. Namun kalo “Semarang Internet eXchange” (SIX) bisa berjalan, saya rasa pertumbuhan TIK di Semarang akan lebih meningkat. Dan saya rasa ini akan memberikan keuntungan yang sangat banyak bagi semua masyarakat.

Aggregator Loenpia