26
Dec
2006
Saya kemarin melihat-lihat blog2 yang ada di internet. Ternyata e..ternyata, komunitas blog ( maksud saya bukan semacam loenpia lho, tapi pengelolanya, seperti blogspot, blogindo…dll atau biar ga rancu biar aku sebut aja ladang ya ) rupanya mempengaruhi para bloggernya. ladang blog saya misalnya, kalo kalian pernah mampir ke blog saya pasti akan menemukan umumnya blog di ladang tempatku itu fashionable, soal isi itu urusan belakangan, yang penting styles and fashionable. Kenapa bisa begitu ? ya karena tetangganya..lingkungan rupanya sangat berpengaruh terhadap para blogger. Karena di lingkunganku itu umumnya style-nya pada bagus2 maka mau tidak mau aku juga harus ikut-ikutan, biar ga dibilang kuno atau cupu. Aku kemarin aja ngeblog ga nulis malah ngurusi background blog saya.
Lain ladang blog saya, lain pula ladang blog lain. Ladang blog wordp?? misanya saya melihat, di ladang situ itu blognya sederhana2 banget, tapi ada isinya dan isinya pun tidak sedikit seperti ladang blog saya. Isinya pun tidak ngambus seperti tulisan saya ini. Blog yang itu juga beda, trus yang itunya lagi juga beda, pokoknya beda-beda deh ( Apa maksudnya ????)
Saya juga pernah melihat-lihat blog para anggota loenpia, walau tidak seluruhnya. Sederhana2 tapi berisi, sederhana tapi punya nilai seni tinggi. Aku jadi malu sendiri, blog saya itu jelek an ngambus banget an ga nyeni lagi.
Bagaimana dengan ladang-ladang blog lain ? tentunya berbeda belalangnya. Mungkin belalang hijau, biru, merah atau malah belalang tempur. Wah…jadi ngaco nih. Aku termasuk belalang apa ya ? Eh tunggu dulu..aku kan bukan belalang, aku kan ikan…yaitu ikan koi. Wahhh ini lebih ngaco lagi. Bagaimana dengan kalian apa kalian punya ladang yang berbeda dengan ladang blog saya ?? mungkin bisa sharing dengan yang lain tentang ladang blog kalian tersebut..
Sorry…mbah saya nulis ngelantur, mohon seribu maaf ya boss. Kalo ga ada seribu ngopek ya ndak apa-apa. Permisi…pareng..see you again..Â
25
Dec
2006
Yak, rekans ndak salah baca. Saya emang bukan gak tukang l[o]enpia. Soale emang saya bukan gak tukang l[o]enpia. Dan itu mutlak karena benar-benar saya adalah bukan gak tukang l[o]enpia. Udah bingung? Sama dong, saya juga
.
Nah, karena saya bukan gak tukang l[o]oenpia, rasanya nda afdol aja kalo di bumi l[o]oenpia ini saya gak mengenalkan diri. Karena tak kenal maka tak sayang, walau tak berlaku sebaliknya. Soale bisa aja rasa sayang timbul tanpa kenal *hiks, pengalaman pribadi
* Kalo mau kontak saya bisa langsung ke ghif@[hapus.ini]fragnatica.org atau tinggalkan saja sebaris komen di http://www.fragnatica.org.
Domisili sekarang di Bandung, kerja sebagai mahasiswa rantau di ITB. Eh, nyambi juga sih.. buat tambah2 uang kantong. Biaya hidup tinggi
. Masalah kuliah… usia boleh tua, tapi kuliahnya tingkat dua
. Yah begitulah, kebanyakan cabut dan belajar ‘yang lain’ bikin saya terpaksa mengulang beberapa banyak mata kuliah.
Sekarang sedang mencoba untuk bersosialisasi lewat komunitas-komunitas sebangsa Loenpia.net ini. Nambah kenalan, nambah panjang buddy list YM, dan nambah tagihan warnet. Pengen kenal langsung juga sama apel jeruk loenpia walo sampe sekarang blom pernah ngikut kopdar. (WOOIII!! Mbok kopdare mlesir ng mBandung… ).
Argh.. kepanjangan.. salam kenal aja lah semuanya.. mohon bimbingaaaann…
Yoroshiku Onegaishimasu..
.
24
Dec
2006
Akhirnya di Java Mall ada juga ya hot spot….tepatnya kl gak salah di cafe yang tuguluwak…..mungkin ntar mau nambah lagi di foodcord nya di deket gramedia (kata orang dalem java sich)…..katanya juga ada colokan listrik nya juga so kan bisa lama…..hehehhe citra land kapan ya????belum ada kan???trus ada gak temen2 yang tau tempat nongkrong di semarang yang ada wifi nya?????kapan2 kan bisa kopdar di sana…sambil ngenet kek or apa aja kek…….kayanya ampe sini dulu dech…..bye all
23
Dec
2006
Berikut adalah laporan ngedate bersama J&E, berhubung banyak desakan dan sms yang masuk ke hp saya maka saya beranikan diri untuk nge-post 1 jam bersama J&E.
Malem itu jam 07.10 aku brangkat dari rumah bawa motor kesayangan yang udah turun mesin 3x…tujuan langsung ke semarang disertai dengan ujan rintik-rintik membasahi jok belakang, berhubung udah ada janji ama J&E dan Mas Adi untuk hadir akhirnya aku berangkat juga tanpa paksaan, gak disengaja nyampe juga di semarang jam 07.21 malem (kecepatan 100 km/jam) begitu nyampe aku call mas Adi berikut percakapannya :
08132615xxxx : halo, mas Adi sampeyan posisi dimana? aku dah di semarang kie!!*dengan bangganya
0815656xxxx : jam 8 tepat mas !! *langsung tutup hp-nya
sambil menunggu jam 8 pas, aku muter2 ke merbabu sapa tau ada jeruk loenpia nyangkut disitu. abis muter2 gak terasa dah jam 8 kurang 2 menit, langsung cabut ke lawang sewu, saat diperjalanan ada telp masuk :
08139043xxxx : hallo, mas Jhiban..!! kamu dimana !!
0813261xxxx : gak sempet lepas helm, langsung ngucap “..5 menit lagi mas…” *langsung tutup telpon, mbales critane 
sampe di lawang sewu yang aku lihat cuman ada 3 orang tok, 2 cewek belande dan 1 cowok indo-loenpia, ternyata mereka menungguku dengan suasana hati yang damai. Saat itu terjadi kekecewaan di mataku dan di mata Jessica, soale kita-kita baru bisa masuk setelah jam 10 malem dan ternyata J&E gak mau nunggu selama itu sebab mereka masih banyak tugas yang harus dikerjakan dan aku pun memahaminya dengan sangat paham, akhirnya kita ber empat beralih ke rencana ke 2 yaitu nge-drink di Novotel. (aku babar blas belom pernah kesitu..ndeso!!)

Sampe di novotel kita sit-sit an & pesen minuman sendiri-sendiri (critanya aku dan mas adi di traktir *yo mesti gelem..jeruk kok di kasi ati
aku mas adi dan ellen pesan cofee combo sedangkan jessica pesan lontong opor dan hot tea, sambil cuap2 panjang lebar sampailah pada acara inti malem yaitu penyerahan CD film mangrove yang udah aku bikin sebagus mungkin, saat itu aku bawa 3 keping :
- 1 for Jessica
- 1 for Ellen
- 1 for mas Adi

Aku lihat wajah mereka tersenyum lebar ternyata J&E seneng banget setelah liat CD yang aku kasih *gratisan kaleeee… tepat pukul 10 malem setelah puasin diri masing-masing aku pamitan ama J&E+mas Adi begitu juga sebaliknya dan saat yang megaharukan pun terjadi hanya 3 kata yang terucap “…selamat berpisah J&E….” dan aku kembali berkata “…matur suwun sanget atas coffe combonya..”. Mereka pun cabut dari novotel dengan taxi dan penuh rasa berat hati .., sedangkan aku harus kembali ke parkiran buat ambil motor buntut ku, langsung cabut pulang ke rumah, info terakhir yang aku terima hari sabtu malem jam 6 keatas J&E mo balik ke Bandung liwat stasiun Tawang. Sekian hehehe…

18
Dec
2006

posting ini untuk memenuhi janji posting tentang lumpia semarang di blog
untuk orang orang terutama yang asli semarang pasti tidak asing dengan makanan khas kota semarang yang bernama Lumpia, seperti juga para blogger semarang tidak asing dengan adanya Loenpia.net ini. tapi gak semua orang tahu kan ceritanya lumpia semarang ini sampai se ngetren sekarang.
ok deh, gini ceritanya.
dahulu kala ada seorang pedagang dari Fujian, Chinayang berdagang di pasar Johar nan besar itu saudara-saudari. nah ceritanya si pedagang ini menjual makanan yang terbuat dari babi n rebung, dibungkus kulit yang dibuat dari campuran terigu n telur (aku sih membayangkan siomay or lumpia isi babi). kebetulan di ada juga yang menjual dagangan yang mirip tapi isinya rebung ma kentang bernama mBok Wasih. cerita punya cerita bukanya bersaing dua pedagang ini malah fell in love dan married. bukan cuma orangnya saja yang menikah tapi makanannya juga ikut menikah. dan isinya di ganti dengan ikan pihi, udang dan rebung.
makanan ini lumayan banyak juga yang suka sehingga pada tahun 1971diadakanlah Olympia Park di semarang yang dihadiri dan diikuti banyak orang. dari nama Olympia/Lypia ini lah maka orang menyebut makanan hasil perkawinan dua budaya ini dengan Lumpia
lumpia sendiri dalam perkembangannya memiliki beberapa aliran. dua diantara yang saya suka adalah lumpia gang Lombok dan Lumpia Jl. Pemuda. aliran yang lain ada aliran Jl. Mataram, mantan karyawan Lumpia Jl. Pemuda, dan aliran penggemar kuliner.
pada dasarnya lumpia Gg. Lombok, Jl. Pemuda, dan Mataram berasal dari satu generasi Lumpia asli semarang.
yang pertama adalah Lumpia Gg. Lombok. pemiliknya bernama Swim Swie Kiem merupakan generasi ketiga dari Lumpia asli. lokasi tepatnya di Gg. Lombok no 11 dekat dengan sebuah klenteng (lupa namanya). tempatnya agak kecil tapi ngantri kalau mau beli. sebuah lumpia isi campuran udang telur, dan rebung bisa di dapat dengan harga Rp. 7000,- lumpia ini (menurut saya) yang paling enak karena rasanya tidak eneg meskipun besar. terutama lumpia basahnya.
yang ke dua adalah lumpia mataram. pengelolanya, Budi Jatmiko dan Widyo Susanto adalah keponakan dari pemilik Lumpia Gg. Lombok. letak tepatnya tentu saja di Jl. Mataram di bawah papan reklame Sampoerna Mild di depan sebuah bengkel. isi dan harganya sama dengan Lumpia Gg. Lombok.
yang ketiga adalah Lumpia Jl. Pemuda. yang satu ini dikelola oleh mBak Lien dan Pak Edy yang juga masih keponakan dari pemilik Lumpia Gg. Lombok. seperti juga lumpia yang lain warung Lumpia ini ada di Jl. Pemuda tepatnya di sebuah gang depan Sri Ratu Pemuda. menyajikan Lumpia yang sama dan harga yang sama pula. bedanya rasa dari Lumpia Pemuda ini lebih “njawani” karena sedikit manis.
trus apa hubungannya ma Loenpia[dot]net?
yang pertama tentu saja karena saya nulisnya di Loenpia.net
yang kedua karena jelas jelas sama sam dari semarang, wong namanya juga mirip
ke tiga sama sama enak di lidah dan di perut.
Nah, jadi siapa yang mau mencoba atau beli? jangan lupa kirim kirim ke rumah saya yach……………………..
NB: buat yang ngedit tolong cariin gambar lumpianya ya dah diusir dari perwil ki.
*udah tuh*