27 Sep 2006

Loenpia BUBAR..!!

49 Komentar

Bosan, penat, ngurusin banyak anggota yangg berseliweran, membuat rambut admin makin tipis aja.
Di atas kertas emang, member loenpia hampir ke titik 100 orang lebih, tapi kok yang datang cuman itu-itu tok…klo ga si A, si B..klo ga si B..si C…kapan A- Z bisa kumpul…???
Mengacu hal tersebut aku punya ide…gimana kalo loenpia “BUBAR”..!!!! Baca Selengkapnya »

24 Sep 2006

Audisi Super Deal 2 Milyar (closed)

13 Komentar

Pendaftaran peserta kuis Super Deal 2 Milyar akan ditutup pada tgl 26 September 2006, bagi teman-teman yang ikut (berdasar keputusan kopdar Istana Wedang) harap menyerahkan foto 3R dan fotocopy KTP ke Yogie di kantor Radio Gajahamada, senin sebelum jam 11 siang. Thanks! Keterangan selengkapnya hubungi Fany.

24 Sep 2006

Ramadhan di Loenpia

20 Komentar

theme ramadhan

Akhirnya mesin waktu di Loenpia.net berjalan lagi. Setelah suasana Agustusan kemarin yang kelewat lama. hehehe.. Sekarang sudah menginjak Ramadhan nih. Sekali lagi Segenap Tukang Loenpia semua mengucapkan Selamat menunaikan Ibadah Ramadhan bagi teman-teman yang muslim. Semoga melalui bulan ini, sekali lagi kita bisa meraih Fitrah di hari kemenanangan nanti.

Oh iya beberapa agenda Loenpia di Ramadhan ini mari kita sukseskan (cieee) salah satunya ya buka bersama itu! asyik! Yang ketiban sampur harap mempersiapkan. huehehe :-p Juga tarawih bersama di Masjid Agung? Dan juga tak lupa yang sedang digadang-gadang (digadang artine opo sih?) oleh semuanya, yaitu mengikuti Kuis SD 2 milyar itu? Kan lumayan bisa buat hosting seumur hidup.

Tentang tampilan, kali ini layout barunya bertema pecinta hijau atau Green o’ philia… eh bukan ding, bertema Ramadhan! at least niatnya begitu. Layout baru ini tentu saja jauuuuuuuh dari sempurna dan masih dalam tahap pembetulan dan melengkapi di sana-sini, kejar tayang nih! Karenanya bila teman-teman menemukan hal-hal yang aneh, silahkan bilang saja, mudah-mudahan bisa diperbaiki oleh kita. Oh iya bagi teman-teman yang ingin berbagi atau menyumbangkan tenaga bagi blog ini silahkan. Misal mau nyumbang themes atau apa. Jadi biar setiap ada event kita bisa ikut berdandan. Yah.. kayak Google Doodle gitu lho. :-) Eh btw, di layout baru ini ada yang spesial buat pengguna IE, sidebar tidak akan terlihat di kanan lagi, melainkan turun drastis ke bawah, jadi bagian kanan layar teman-teman akan tetap bersih, indah bukan? (alesyan, huehehehee….)

*classsic banget : kaboooooooooooor*

23 Sep 2006

Marhaban Yaa..Ramadhan

3 Komentar

***Marhaban yaa Ramadhan Aandai jemari tangan tak sempat berjabat, ragapun tak kuasa tuk bertatap, bila ada kata membekas lara, semoga pintu maaf masih terbuka***

Tiada kata seindah dzikir, tiada bulan seindah ramadhan. Izinkan kedua tangan bersimpuh maaf untuk lisan yang tak terjaga, janji yang terabaikan, dan sikap yang pebuh khilaf.

Marhaban ya Ramadhan Marhaban Syahrusiyami Minal Aidzin walfaidzin Maaf Lahir Batin. Loenpia[dot]net mengucapkan met menjalankan ibadah puasa mulai minggu hari ini

22 Sep 2006

Dugderan, Sebuah Tradisi Yang Mencoba Bertahan

6 Komentar

Warga Semarang pasti sudah tidak asing lagi dengan tradisi Dugderan. Dibandingkan dengan Pasar Semawis atau PRPP yang diselenggarakan baru beberapa tahun, dugderan merupakan sebuah tradisi yang tetap bertahan meski usianya sudah mencapai satu abad.

Pada awalnya dugderan digelar pada tahun 1881 oleh Bupati Semarang Raden Mas Tumenggung Aryo Purboningrat. Bupati yang dikenal sangat kreatif dan berselera tinggi di bidang seni tersebut, merasa perlu memberi pertanda awal waktu berpuasa lantaran umat Islam pada masa lampau belum memiliki keseragaman waktu berpuasa. Dan beliau memilih bentuk suatu pesta tradisi. Dugderan dimulai seminggu sebelum puasa dan berakhir pada H-1 puasa. Untuk menandai dimulainya bulan Ramadhan maka diadakan upacara dengan membunyikan suara bedug (Dug..dug..dug) sebanyak 17 kali diikuti dengan suara dentuman meriam (Der..der..der) sebanyak 7 kali. Perpaduan bunyi dug dan der inilah yang menjadi istilah Dugderan.

Yang dijual dalam Dugderan bermacam-macam. Mulai dari mainan, baju, sandal, sepatu, boneka sampai gerabah dengan berbagai bentuk binatang (macan, sapi, ayam, gajah, dll). Tapi yang jadi maskot Dugderan adalah Warak Ngendog. Sebuah mainan jenis binatang rekaan yang bertubuh kambing dan berkepala naga dengan kulit seperti bersisik dibuat dari kertas warna-warni yang terbuat dari kayu dan dilengkapi dengan beberapa telur rebus sebagai pertanda binatang itu ngendog. (Waktu itu sedang krisis pangan dan telur saat itu merupakan makanan mewah). Arti keseluruhan dari warak ngendog tersebut dalam menyambut bulan suci Ramadhan, orang harus suci, bersih dan memantapkan ketaqwaan kepada Allah SWT.

Dulu kalau mau mendapat harga yang murah, datanglah ke dugderan sehabis sahur hari pertama. Penjual biasanya saat itu mengobral barang dagangannya daripada nggak laku sama sekali. Istilah yang dipakai boboran. Tapi sekarang kalau tidak laku, pedagang akan membawanya ke Kaliwungu – Kendal untuk acara Syawalan.

Lokasi dugderan sekarang sudah tidak sesuai dengan lokasi aslinya. Dulu letaknya di alun-alun dekat Masjid Kauman. Lalu bergeser ke ruas Jl Agus Salim dan sebagian Jl Pemuda. Dan sejak tahun lalu hingga sekarang lokasi Dugderan berada di polder Tawang dan sekitar Kota Lama.

Aggregator Loenpia